Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Kali Tengah bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai kebudayaan lokal melalui pendekatan edukatif dan kreatif. Program ini difokuskan pada dua kegiatan utama, yaitu pelatihan tari tradisional dan pembuatan kerajinan tangan berbasis teknik ecoprint. Salah satu bentuk pelestarian budaya diwujudkan melalui pengenalan Tari Kepis Ronjot, sebuah tarian yang merepresentasikan kehidupan nelayan di wilayah pesisir Sidoarjo. Tarian ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi yang mengandung nilai-nilai kearifan lokal. Selain itu, kegiatan kerajinan tangan dilakukan dengan mengajarkan teknik ecoprint metode pounding, yang dipilih karena praktis, efisien, dan memanfaatkan bahan alami seperti daun dan bunga untuk menghasilkan motif pada kain. Hasil wawancara, observasi, dan studi dokumentasi menunjukkan adanya respons positif dan antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya anak-anak yang memiliki semangat besar dalam mempelajari keterampilan baru. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian budaya serta mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara kreatif, inovatif, dan berkelanjutan. Community service activities in Kali Tengah Village aim to preserve local cultural values through an educational and creative approach. The program focuses on two main activities: traditional dance training and ecoprint-based handicrafts. One form of cultural preservation is realized through the introduction of the Kepis Ronjot Dance, a dance that represents the life of fishermen in the coastal areas of Sidoarjo. This dance serves not only as a means of entertainment but also as an educational medium containing local wisdom values. In addition, handicraft activities are carried out by teaching the pounding ecoprint technique, which was chosen because it is practical, efficient, and utilizes natural materials such as leaves and flowers to create motifs on fabric. The results of interviews, observations, and documentation studies showed a positive response and high enthusiasm from the community, especially children who are eager to learn new skills. This program is expected to foster collective awareness of the importance of cultural preservation and encourage the creative, innovative, and sustainable use of natural resources.