Khaeruddin, Achmad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Stres Kerja dan Kelelahan Emosional Terhadap Performa Atlet pada Pemain Esports di Dewa United Esports Tangerang Selatan Khaeruddin, Achmad; Oktavianti, Nopi
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja dan kelelahan emosional terhadap performa atlet esports pada Dewa United Esports Tangerang Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah atlet esports profesional dengan jumlah sampel sebanyak 43 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, kemudian dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, serta uji hipotesis menggunakan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja dan kelelahan emosional secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap performa atlet. Persamaan regresi linier berganda yang diperoleh yaitu Y = 18,560 + 0,392X1 + 0,189X2. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,577 menunjukkan hubungan pada kategori sedang, sedangkan koefisien determinasi sebesar 33,3% menunjukkan bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama menjelaskan 33,3% performa atlet, sedangkan 66,7% sisanya dipengaruhi variabel lain di luar penelitian. Uji F menunjukkan pengaruh simultan signifikan dengan Fhitung > Ftabel (29,724 > 3,32) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan penelitian menunjukkan bahwa stres kerja dan kelelahan emosional merupakan faktor psikologis penting yang memengaruhi performa atlet esports. Oleh karena itu, diperlukan manajemen stres dan dukungan psikologis yang terstruktur untuk menjaga kesejahteraan atlet dan mengoptimalkan performa.