Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Potensi Antibakteri Isolat Fungi Endofit Daun Pepaya (Carica Papaya L.) Terhadap Escherichia coli ESBL dan Staphylococcus aureus MRSA Magfiratul Awwaliah; Jasmiadi, Jasmiadi; Pratama, Agus Sangka
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 5 No. 1 (2026): volume 5 issue 1 2026
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v5i1.2074

Abstract

Meningkatnya infeksi akibat bakteri yang resisten terhadap antibiotik menjadi masalah serius dalam kesehatan global. Kondisi ini terjadi ketika bakteri tidak lagi dapat dibunuh oleh obat yang seharusnya efektif seperti Escherichia coli ESBL dan Staphylococcus aureus MRSA. Salah satu sumber potensial penghasil senyawa antibakteri alami berasal dari fungi endofit yang hidup di dalam jaringan tanaman, termasuk pada daun pepaya (Carica papaya L.). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data ilmiah mengenai potensi antibakteri isolat fungi endofit daun pepaya (Carica Papaya L.) terhadap bakteri Escherichia coli ESBL dan Staphylococcus aureus MRSA. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium, meliputi isolasi, pemurnian, peremajaan, dan identifikasi morfologi. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram menggunakan ekstrak kasar hasil fermentasi isolat dengan konsentrasi 2,5%, 5%, dan 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri lebih besar ditunjukkan terhadap Staphylococcus aureus MRSA pada media PDA 6 yang diduga dari genus Aspergillus sp dibandingkan Escherichia coli ESBL yang menghasilkan zona hambat lebih kecil dengan zona hambat tertinggi pada media PDA 1 yang diduga dari genus Cephalosporium sp. Kontrol positif menghasilkan zona hambat terbesar, sementara kontrol negatif tidak menunjukkan efek zona hambat.