Komalasari, Heti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERUBAHAN MAKNA KATA AKIBAT PERKEMBANGAN BUDAYA POPULER DALAM MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (Alternatif Pengembangan Bahan Ajar Cerita Teks Eksplanasi) Komalasari, Heti; Herdiana, Herdiana; Mulyani, Sri
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.19933

Abstract

Heti Komalasari, 2108210005, PERUBAHAN MAKNA KATA AKIBAT PERKEMBANGAN BUDAYA POPULER DALAM MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (Alternatif Pengembangan Bahan Ajar Cerita Teks Eksplanasi), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan makna kata yang dipengaruhi oleh perkembangan budaya populer dalam media sosial Instagram serta potensinya sebagai alternatif bahan ajar teks eksplanasi. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi unggahan, komentar, dan interaksi pengguna Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya populer yang berkembang pesat di media sosial menciptakan fenomena pergeseran makna kata, baik berupa perubahan total, disfemia, penghalusan makna, maupun perluasan dan penyempitan makna. Contoh perubahan makna kata seperti kata banjir, gledek, gas, story, caption, receh dan explore. Kata-kata yang sebelumnya memiliki arti tertentu sering kali mengalami re-interpretasi dalam konteks budaya populer, misalnya melalui penggunaan tagar, meme, atau tren viral. Pergeseran ini tidak hanya mencerminkan dinamika bahasa, tetapi juga memperlihatkan hubungan erat antara bahasa dan budaya dalam ruang digital. Fenomena tersebut menunjukkan bagaimana media sosial berperan sebagai katalis dalam transformasi makna kata, dengan melibatkan unsur kreativitas, kolaborasi komunitas, dan kecepatan penyebaran informasi. Penelitian ini juga menekankan pentingnya memahami konteks budaya digital dalam pembelajaran bahasa. Temuan ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar bervariatif untuk teks eksplanasi. Dalam hal ini, siswa diajak memahami fenomena kebahasaan secara kontekstual dan kritis. Proses ini dapat dilakukan dengan memberikan contoh perubahan makna kata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan zaman. Pembelajaran tidak hanya berfungsi sebagai transfer ilmu tetapi juga sebagai media pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa terhadap perubahan bahasa yang dipengaruhi oleh dinamika sosial budaya di era digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan pendidikan berbasis kontekstual yang selaras dengan realitas budaya digital siswa.Kata Kunci: Perubahan makna kata, budaya populer, Instagram, teks eksplanasi, bahan ajar.