Tingginya angka kecelakaan lalu lintas dengan tipe tabrakan frontal mendorong pengembangan sistem keselamatan pasif kendaraan, salah satunya adalah Crashbox. Crashbox berfungsi menyerap energi tumbukan melalui deformasi plastis sehingga gaya yang diteruskan ke struktur kendaraan dan penumpang dapat diminimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi ketebalan penampang segiempat terhadap kemampuan penyerapan energi dan karakteristik deformasi Crashbox. Metode yang digunakan adalah simulasi numerik berbasis Finite Element Analysis (FEA) menggunakan perangkat lunak ANSYS Explicit Dynamics. Model Crashbox berbahan aluminium alloy AA6061-T6 dianalisis dengan variasi ketebalan 2 mm, 3 mm, dan 4 mm. Simulasi tumbukan dilakukan secara aksial dengan kecepatan impactor 15,6 m/s dan massa 100 kg. Parameter crashworthiness yang dianalisis meliputi Energy Absorption (EA), Specific Energy Absorption (SEA), Mean Crushing Force (MCF), Initial Peak Force (IPF), dan Crash Load Efficiency (CFE). Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan ketebalan Crashbox meningkatkan kemampuan penyerapan energi dan kestabilan deformasi. Crashbox dengan ketebalan 4 mm menghasilkan nilai EA tertinggi sebesar 6,862 kJ, SEA sebesar 13,92 kJ/kg, serta CFE sebesar 38,57%, dengan pola deformasi progressive axial folding yang paling stabil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi ketebalan penampang segiempat berpengaruh signifikan terhadap kinerja crashworthiness Crashbox dan dapat menjadi referensi dalam perancangan sistem keselamatan kendaraan.