Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan LKPD berbasis problem based learning materi SPLDV kelas VIII SMP untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, dan (2) mendeskripsikan kualitas LKPD berbasis problem based learning materi SPLDV kelas VIII SMP untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa ditinjau dari aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi lima tahapan pengembangan yaitu : Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar penilaian LKPD untuk mengukur kevalidan, angket respons siswa untuk mengukur kepraktisan, dan tes kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk mengukur keefektifan. Uji coba produk pengembangan dilakukan di SMP N 3 Depok. Subjek penelitiannya adalah 29 siswa kelas VIII D SMP N 3 Depok.Penelitian ini menghasilkan LKPD berbasis problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa menggunakan model ADDIE. Hasil penelitian terhadap kualitas LKPD adalah sebagai berikut. (1) Berdasarkan penilaian kualitas RPP dan LKPD oleh dosen dan guru matematika selaku validator , RPP dinyatakan valid dengan skor rata-rata penilaian oleh dosen 4,6 yang termasuk kategori sangat valid dan penilaian LKPD oleh guru matematika sebesar 4,55 yang termasuk kategori sangat valid. (2) Berdasarkan angket respons siswa setelah mengikuti pembelajaran menggunakan LKPD yang sudah dikembangkan, dinyatakan praktis dengan rata-rata skor 4,03 yang termasuk kategori praktis. (3) Berdasarkan hasil tes kemampuan berpikir tingkat tinggi yaitu pre-test siswa sebelum mengikuti pembelajaran dan hasil post-test setelah pembelajaran memenuhi kualifikasi efektif dengan 18 siswa mendapatkan nilai posttest diatas KKM, sedangkan sisanya yaitu 10 siswa mendapat nilai posttest dibawah KKM, sehingga presentase ketuntasan siswa sebesar 64,28%. Keefektifan LKPD didukung juga dengan hasil uji hipotesis menggunakan uji Wilcoxon yang memperoleh nilai signifikansi 0,05 sehingga H0 ditolak. Hal itu berarti terdapat pengaruh penggunaan LKPD terhadap hasil belajar siswa, dilihat dari nilai posttest yang meningkat dibandingkan nilai pretest siswa.