Vocational High School is one kind of high school in Indonesia. The alumni of this school are intended as a ready-to-work workforce. Therefore, the curriculum of said school mainly focused on hard skills. Unfortunately, the job market nowadays also requires the applicant to have the ability in soft skills, such as time and task management. Therefore, in these public service programs, the soft skills have become the main priority. In this public service program, two themes were presented to the audience, the first is about how student can know their potential, and the second theme is about time management using Trello. These two themes are presented using discussion and lecture methodology. Using discussion as the methodology, the audience contribution can be achieved. From the feedback questionnaire given to the audience, the programs are considered a success since the average results are more than four on a five-point Likert scale for all ten questions. Abstrak Sekolah menengah kejuruan merupakan salah satu bentuk sekolah menengah yang ada di Indonesia. Perbedaan utama jenis sekolah ini dan sekolah menengah lainnya adalah pada lulusan. Lulusan dari sekolah menengah kejuruan diharapkan dapat menjadi tenaga siap kerja setelah lulus dari pendidikan. Oleh karena itu dalam kurikulumnya sering kali lebih berfokus pada kemampuan teknis dibandingkan dengan kemampuan non-teknis. Sayangnya, banyak sekali pemberi kerja yang juga mengharapkan tenaga kerja ini memiliki kemampuan non-teknis seperti manajemen waktu. Oleh karena itu dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan kegiatan pelatihan terkait dengan manajemen waktu dan mengetahui potensi diri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk diskusi dan ceramah. Penggunaan metode diskusi dapat meningkatkan antusiasme dari peserta. Kegiatan ini dianggap sukses dilaksanakan berdasarkan hasil evaluasi yang dilaksanakan. Dimana dari sepuluh pertanyaan yang diberikan, semua pertanyaan mendapatkan nilai diatas 4 dari 5 skala Likert.