This Author published in this journals
All Journal Jurnal Silva Tropika
Jannah, Rofianita Nur
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Tingkat Partisipasi Perempuan Dalam Pemanfaatan Ekowisata Bukit Khayangan Kota Sungai Penuh: Analysis of The Level of Female Participation in The Utilization of Eco-Tourism in Bukit Khayangan City of Sungai Penuh Ahyaudin, Ahyaudin; Marwoto, Marwoto; Jannah, Rofianita Nur
Jurnal Silva Tropika Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Silva Tropika
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalsilvatropika.v9i2.47079

Abstract

ABSTRACT Post-reform development planning in Indonesia emphasizes participatory governance and gender equality. Despite women comprising 49.42% of the population, gender gaps in education and the economy persist, limiting their roles in strategic sectors like tourism. This research aims to analyze the participation level of women in the utilization of Bukit Khayangan ecotourism in Sungai Penuh City and identify its influencing factors. This study provides crucial insights for gender-responsive policy-making and career perspectives for Forestry graduates. The research employed a mixed-methods approach, utilizing descriptive quantitative analysis with a Likert scale and the Spearman Rank correlation test processed via SPSS. The results reveal that women's participation in Bukit Khayangan ecotourism is categorized as high, with an overall score of 84.82%. Detailed analysis shows participation rates of 73.38% for access, 94.9% for economic benefits, and 89.07% for control. Among the four variables tested-age, education, husband’s income, and number of dependents-education emerged as the primary driver of participation. The Spearman Rank test yielded a correlation coefficient of 0.797, indicating a strong, positive, and significant relationship (Sig. 0.000 < 0.05). This demonstrates that higher educational attainment significantly increases women’s participation levels. These findings suggest that strengthening educational backgrounds is vital for empowering women within the ecotourism sector. Consequently, local government policies should prioritize educational access and skill development to optimize women's roles in regional development and Local Revenue (PAD) contribution. Keywords: women's participation, ecotourism, bukit khayangan, education, gender equality.   ABSTRAK Perencanaan pembangunan di Indonesia pasca-reformasi menekankan pada tata kelola partisipatif dan kesetaraan gender. Meskipun perempuan mencakup 49,42% dari total populasi, kesenjangan gender dalam aspek pendidikan dan ekonomi masih membatasi peran mereka di sektor strategis seperti pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi perempuan dalam pemanfaatan ekowisata Bukit Khayangan di Kota Sungai Penuh serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan kebijakan responsif gender dan memberikan wawasan peluang karir bagi lulusan Kehutanan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan bantuan skala Likert dan uji korelasi Rank Spearman melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi perempuan dalam pemanfaatan ekowisata Bukit Khayangan tergolong tinggi dengan skor total 84,82%. Secara spesifik, tingkat partisipasi tersebut mencakup aspek akses sebesar 73,38%, aspek ekonomi sebesar 94,9%, dan aspek kontrol sebesar 89,07%. Berdasarkan uji korelasi terhadap empat variabel umur, pendidikan, pendapatan suami, dan jumlah tanggungan ditemukan bahwa pendidikan merupakan faktor utama yang mendorong tingginya partisipasi. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,797 menunjukkan adanya hubungan kuat, positif, dan signifikan (Sig. 0,000 < 0,05). Hal ini membuktikan bahwa peningkatan taraf pendidikan berbanding lurus dengan peningkatan partisipasi perempuan. Temuan ini menyarankan bahwa penguatan latar belakang pendidikan dan keterampilan sangat penting untuk memberdayakan perempuan di sektor ekowisata. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah daerah perlu memprioritaskan akses pendidikan untuk mengoptimalkan peran perempuan dalam pembangunan daerah dan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).   Kata Kunci: partisipasi perempuan, ekowisata, bukit khayangan, pendidikan, kesetaraan gender.