Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen mutu sistem kearsipan di SMA Negeri 1 Pulau Panggung. Fokus penelitian meliputi empat aspek utama, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan dalam pengelolaan arsip sekolah. Pengelolaan arsip yang baik sangat penting dalam mendukung efektivitas dan efisiensi layanan administrasi sekolah, serta mendukung pengambilan keputusan yang tepat berdasarkan data yang akurat dan terdokumentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan sistem kearsipan telah disusun dengan melibatkan kepala sekolah dan staf administrasi melalui program kerja tahunan dan pengadaan sarana prasarana pendukung; (2) pengorganisasian dilakukan dengan pembagian tugas yang jelas dan pengangkatan petugas khusus kearsipan; (3) pelaksanaan sistem kearsipan dilaksanakan sesuai prosedur, baik secara manual maupun mulai diarahkan ke digitalisasi; dan (4) pengawasan dilakukan melalui monitoring rutin oleh kepala sekolah dan kepala tata usaha untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur yang ditetapkan. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti kurangnya pelatihan petugas arsip dan keterbatasan fasilitas. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kebijakan internal, pelatihan petugas arsip, serta peningkatan penggunaan teknologi dalam sistem kearsipan untuk mewujudkan manajemen mutu kearsipan yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel di lingkungan sekolah.