Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Orang Tua pada Anak yang Dilakukan Pemasangan Infus Diruangan Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Correlation Between Knowledge Level and Anxiety of Parents Toward Children Undergoing Intravenous Infusion In The Catelia Ward of the Undata General Hospital Central Sulawesi Province Putri K. Amas; Masri Dg. Taha; Suaib
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10309

Abstract

Latar Belakang: Terapi infus sebagai salah satu tindakan invasif memerlukan keterampilan yang cukup saat melakukan pemasangan. Orang tua umumnya merasa cemas ketika anak mereka mempunyai masalah kesehatan. Reaksi fisiologi dan psikologi yang tampak merupakan indikasi adanya kecemasan orang tua terhadap anaknya yang sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dengan kecemasan orang tua pada anak yang dilakukan pemasangan infus di ruangan Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan Crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak yang terpasang infus dan dirawat di ruang Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah dengan sampel berjumlah 33 responden. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup dan sebagian besar kecemasan dalam kategori berat serta hasil analisis uji bivariat ditemukan p value 0,016 ? 0,05. Simpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan orang tua pada anak yang dilakukan pemasangan infus di ruangan Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Saran: Bagi orang tua agar lebih memahami dan tidak takut untuk bertanya serta menggali informasi terkait masalah kesehatan, dengan demukian dapat mengurangi kecemasan terhadap anaknya saat menjalani pemasangan infus, karena pemahaman yang lebih baik tentang prosedur pemasangan infus.