Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai dengan gangguan proses pikir, persepsi, emosi, dan perilaku, serta salah satu gejala utamanya adalah halusinasi pendengaran. Halusinasi pendengaran dapat menyebabkan pasien merasa takut, gelisah, hingga berperilaku agresif atau menyakiti diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi membuat kerajinan tangan terhadap kemampuan pasien skizofrenia dalam mengontrol halusinasi pendengaran Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif yang dilaksanakan di ruang Manggis UPT RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah, dengan fokus pada implementasi terapi kerajinan tangan terhadap pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan terapi membuat kerajinan tangan selama beberapa sesi, pasien mengalami penurunan frekuensi halusinasi pendengaran, peningkatan kemampuan konsentrasi, peningkatan harga diri, serta mulai menunjukkan keterlibatan dalam interaksi sosial. Pasien menjadi lebih kooperatif, tidak lagi berbicara sendiri, dan lebih fokus dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Terapi kerajinan tangan memiliki berbagai manfaat bagi pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran. Aktivitas ini membantu mengalihkan fokus pasien dari stimulus halusinatif, meningkatkan konsentrasi, dan melatih keterampilan motorik halus. Selain itu, terapi ini juga dapat meningkatkan harga diri, mengurangi perilaku menarik diri, serta mendorong keterlibatan sosial pasien. Dengan membuat karya sederhana, pasien merasa lebih berdaya, tenang, dan terarah dalam menjalani proses pemulihan