Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA MELALUI KESEHATAN LINGKUNGAN Amalia, Nur; Putri, Rifka Refaliana; Maulina, Raden Elfa Shafira; Asmara, Andika Yuda; Wildani, Sahrul; Lubis, Novriyanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36626

Abstract

Abstrak: Sampah merupakan masalah klasik di tanah air yang belum teratasi, namun bukan suatu masalah jika sampah bisa dikelola dengan optimal. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang menarik, interaktif, dan aplikatif untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai permasalahan sampah. PKM ini dilaksanakan dengan maksud agar para siswa memiliki kesadaran dan meningkatkan pemahamannya dalam menghadapi permasalahan sampah, jenis-jenis sampah, dan bagaimana cara membuang sampah khususnya yang dihasilkan sehari-hari dari sampah bekas jajanan. Metode yang digunakan dengan pendekatan dan edukasi partisipatif. PKM ini dilaksanakan kepada para siswa kelas 5 dengan jumlah peserta 73 siswa. Sistem evaluasi yang digunakan adalah berupa pengisian soal pre-test dan post-test dilanjutkan dengan cerdas cermat singkat untuk mengukur keberhasilan penyuluhan. Hasil penyuluhan menunjukkan tingkat pengetahuan siswa mengenai PHBS hanya berkisar pada 11,1%. Hasil evaluasi menunjukkan tidak terdapat peningkatan siswa yang signifikan mengenai materi sampah yang sudah dipaparkan, kurangnya pemahaman para siswa mengenai perbedaan jenis-jenis sampah menjadi alasan paling memungkinkan terjadinya hal tersebut. Abstract: Waste is a classic problem in the country that has not been solved, but it is not a problem if waste can be managed optimally. Therefore, interesting, interactive, and applicable education is needed to increase students' understanding of waste problems. This PKM is carried out with the intention that students have awareness and increase their understanding in dealing with waste problems, types of waste, and how to dispose of waste, especially those produced daily from used snack waste. The method used with a participatory approach and education. This PKM was carried out for 5th grade students with a total of 73 students. The evaluation system used is in the form of filling out pre-test and post-test questions followed intelligently and carefully and briefly to measure the success of counseling. The results of the counseling showed that the level of students' knowledge about PHBS was only around 11.1%. The results of the evaluation showed that there was no significant increase in students regarding the waste material that had been exposed, the lack of understanding of the students about the different types of waste was the most likely reason for this.
PENYULUHAN KESEHATAN DI SDN 5 SUKAGALIH DALAM MEWUJUDKAN KESADARAN SISWA PENTINGNYA POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT Kokom, Asep; Luluk Luthfiyah, Alya; Wildani, Sahrul; Elfa Shafira Maulina, Raden; Marliyani, Hilda; Cahya Nuraini, Dewi; Lubis, Novriyanti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 5 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i5.2085-2095

Abstract

Kebersihan tangan merupakan salah satu tindakan sederhana namun sangat efektif dalam mencegah penularan berbagai macam penyakit menular. Anak-anak kerap melakukan berbagai aktivitas yang melibatkan kontak langsung dengan lingkungan, seperti bermain di luar ruangan, berbagai makanan, serta menggunakan fasilitas umum. Kurangnya kesadaran dan kebiasaan mencuci tangan memakai sabun dapat meningkatkan risiko penularan penyakit. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang menarik, interaktif, dan aplikatif untuk menanamkan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun sejak dini, khususnya kepada siswa SDN 5 Sukagalih Garut melalui program penyuluhan kepada masyarakat (PKM) dengan kolaborasi antara Universitas Garut, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan Institut Pendidikan Indonesia Garut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para tentang pentingnya mencuci tangan dengan sabun, mengetahui langkah-langkah yang benar, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan PKM ini meliputi pendekatan penyuluhan dan edukasi partisipatif. Pelaksanaan dilakukan melalui beberapa langkah sistematis, yaitu pre-test, penyampaian materi, demonstrasi, permainan edukatif, dan post test. Hasil penyuluhan menunjukkan tingkat pengetahuan siswa mengenai PHBS sebelum penyuluhan 94,5% dan sesudah penyuluhan 98,1%. Perilaku siswa dalam menerapkan PHBS sebelum penyuluhan 92,6% dan sesudah penyuluhan 96,3%, sedangkan pengetahuan siswa mengenai kuman sebelum penyuluhan 92,1% dan sesudah penyuluhan 97,5%. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif – partisipasif yang interaktif dan aplikatif mampu menumbuhkan kesadaran serta kebiasaan hidup bersih pada anak sejak dini yang berkontribusi pada upaya pencegahan penyakit menular di lingkungan sekolah.