Eriyanti, Linda D.
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SEKOLAH PEREMPUAN UNTUK PENURUNAN STUNTING Ernada, Sus Eko Zuhri; Molasy, Honest D.; Eriyanti, Linda D.
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36604

Abstract

Abstrak: Stunting masih menjadi masalah gizi kronis di banyak daerah pedesaan, termasuk Desa Taman, yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan gizi ibu dan praktik pengasuhan keluarga. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi gizi perempuan melalui Sekolah Perempuan sebagai upaya pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, penyuluhan, dan integrasi materi gizi dalam pertemuan rutin SEKOPER PKH dengan melibatkan 100 peserta perempuan penerima Program Keluarga Harapan sebagai mitra. Media edukasi berupa komik disusun dan diuji dalam sesi pembelajaran partisipatif. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang masing-masing terdiri atas 10 pertanyaan tertutup untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman gizi sebesar 32%, dari nilai rata-rata 60,9 menjadi 80,2 setelah program dilaksanakan. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan awal dalam praktik pengasuhan sederhana yang mendukung pencegahan stunting. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi gizi berbasis komunitas melalui Sekolah Perempuan dengan dukungan media visual efektif dalam meningkatkan kapasitas perempuan sebagai pengelola gizi keluarga.Abstract: Stunting remains a chronic nutritional problem in many rural areas, including Taman Village, driven by low maternal nutrition knowledge and suboptimal caregiving practices within families. This community service program aimed to improve women’s nutrition literacy through the Women’s School as an effort to prevent stunting. The activities were implemented through socialization, nutrition education sessions, and the integration of nutrition-related materials into regular SEKOPER PKH meetings, involving 100 women beneficiaries of the Family Hope Program as participants. An educational comic was developed and tested within participatory learning sessions. Evaluation was conducted using pre-test and post-test instruments, each consisting of 10 closed-ended questions, to measure changes in participants’ knowledge levels. The results showed a 32% increase in nutrition knowledge, with the mean score rising from 60.9 to 80.2 after the program. In addition, participants demonstrated early changes in caregiving practices that support stunting prevention. These findings indicate that community-based nutrition education delivered through the Women’s School, supported by visual educational media, is effective in strengthening women’s capacity as primary managers of family nutrition.