Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN LITERASI KOSMETIK AMAN DAN LEGAL MELALUI EDUKASI PEMILIHAN SKINCARE DI MARKETPLACE Lindayani, Lindayani; Jalalkamis, Fazilahwati Binti; Permana, Intan; Ahmad, Sovia Mauluddi; Meilani, Tiwi; Pitriani, Karina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37196

Abstract

Abstrak: Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai kosmetik yang sudah memiliki izin edar resmi, dan bagaimana cara membeli skincare yang aman di marketplace, serta meningkatnya penyebaran produk skincare ilegal di pasaran menjadi alasan utama untuk diselenggarakan kegiaan PKM di desa Parakan yang ada di Kabupaten Garut. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran 21 orang kader PKK tentang pentingnya menjaga kesehatan kulit serta kemampuan dalam memilih produk perawatan kulit yang aman saat berbelanja, khususnya melalui situs e-commerc. Kegiatan ini dilakukan bekerjasama antara Universitas Garut, STIKES Karsa Husada, dan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia dengan pendekatan yang edukatif dan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi penyampaian informasi melalui presentasi, diskusi interaktif, dan adanya pre dan post test sebanyak 4 pertanyaan. Hasil awal dari analisis kondisi kulit peserta menunjukkan adanya masalah utama berupa flek di wajah, diikuti dengan tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan dan kantung mata. Hasil pre dan post test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan warga dari 80,97% menjadi 100%. Selama kegiatan, anggota PKK menunjukkan partisipasi aktif dan minat tinggi terhadap materi, terutama dalam hal identifikasi produk skincare yang legal, risiko penggunaan produk ilegal, serta pemilihan produk perawatan kulit yang sesuai dengan kebutuhan individu. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman peserta mengenai produk kosmetik yang aman, sehat, dan halal. Abstract: The lack of public understanding regarding cosmetics that already have official distribution permits, and how to buy safe skincare in the marketplace, as well as the increasing distribution of illegal skincare products in the market are the main reasons for holding PKM activities in Parakan village in Garut Regency. The main objective of this activity is to increase the knowledge and awareness of 21 persons PKK cadres about the importance of maintaining healthy skin and the ability to choose safe skincare products when shopping, especially through e-commerce sites. This activity was carried out in collaboration between the University of Garut, STIKES Karsa Husada, and Sultan Idris Education University (UPSI) Malaysia with an educational and participatory approach. The methods used included delivering information through presentations, interactive discussions, and pre- and post-tests. Initial results from the analysis of participants' skin conditions showed that the main problem was spots on the face, followed by signs of premature aging such as wrinkles and eye bags. The results of the pre- and post-tests with 4 questions showed an increase in community knowledge from 80.97% to 100%. During the activity, PKK members demonstrated active participation and a high level of interest in the material, particularly regarding identifying legal skincare products, the risks of using illegal products, and selecting skincare products that suit individual needs. This activity had a positive impact on increasing participants' understanding of safe, healthy, and halal cosmetic products.
Efektivitas edukasi cek klik dalam meningkatkan literasi keamanan kosmetik pada kader PKK Desa Parakan, Kabupaten Garut Suherman, Meilia; Emran, Muhammad Nor Afzan bin; Jalalkamis, Fazilahwati binti; Ihsan, Setiadi; Rutamayah, Ardi; Arasy, Firda Nur; Pitriani, Karina
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v%vi%i.38583

Abstract

AbstrakPeredaran kosmetik ilegal dan rendahnya literasi masyarakat terhadap keamanan produk masih menjadi permasalahan kesehatan preventif di tingkat desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengevaluasi efektivitas edukasi Cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa (Cek KLIK) dalam meningkatkan literasi keamanan kosmetik pada kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga di Desa Parakan, Kabupaten Garut. Sasaran kegiatan adalah 21 kader PKK yang berperan sebagai agen informasi kesehatan di lingkungan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, pemberian pre-test, penyuluhan melalui ceramah interaktif, diskusi, praktik pemeriksaan produk kosmetik, serta post-test sebagai evaluasi peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan pada seluruh indikator setelah penyuluhan, yaitu pemahaman tujuan Cek KLIK meningkat dari 95,2% menjadi 100%, pemeriksaan kemasan dari 90,5% menjadi 95,2%, pemahaman informasi label dari 71,4% menjadi 100%, kemampuan memastikan izin edar BPOM dari 85,7% menjadi 100%, serta kesadaran memeriksa tanggal kedaluwarsa dari 85,7% menjadi 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi berbasis praktik Cek KLIK efektif meningkatkan literasi keamanan kosmetik kader PKK. Edukasi ini berpotensi menjadi strategi promotif dan preventif yang dapat direplikasi pada kelompok masyarakat lainnya dalam meningkatkan kesadaran penggunaan kosmetik yang aman dan legal. Kata kunci: edukasi kesehatan; cek klik, keamanan kosmetik; literasi masyarakat; kader PKK. Abstract The circulation of illegal cosmetics and low public literacy regarding product safety remain preventative health problems at the village level. This community service activity aims to evaluate the effectiveness of the Check Packaging, Label, Distribution Permit, and Expiration Date (Cek KLIK) education program in improving cosmetic safety literacy among Family Welfare Empowerment cadres in Parakan Village, Garut Regency. The target group is 21 PKK cadres who act as health information agents in the community. The implementation method includes identifying needs, providing a pre-test, counseling through interactive lectures, discussions, cosmetic product inspection practices, and a post-test to evaluate participants' knowledge improvement. The results of the activity showed an increase in knowledge across all indicators after the outreach program. Understanding the purpose of Cek KLIK increased from 95.2% to 100%, packaging inspection increased from 90.5% to 95.2%, label information comprehension increased from 71.4% to 100%, the ability to verify BPOM distribution permits increased from 85.7% to 100%, and awareness of checking expiration dates increased from 85.7% to 100%. These results indicate that the practice-based Cek KLIK education program effectively increased cosmetic safety literacy among Family Welfare Movement (PKK) cadres. This education program has the potential to be a promotive and preventive strategy that can be replicated in other community groups to raise awareness of the safe and legal use of cosmetics. Keywords: health education; cek klik; cosmetic safety; community literacy; PKK cadres.