Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Increasing Consumer Awareness of The Dangers of Bisphenol A in Drink Bottle Packaging Lubis, Novriyanti; Zafirah, Nadia Dewi; Azizah, Meisya Nur; Mardani, Nabila Alifia; Fauziah, Naisya Aprilia; Putri, Shavira Auliyanti; Apriliani, Salsabila; Masruroh, Mina Latifah; Pitriani, Karina; Soni, Dang
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 6 No 4 (2025): Indonesian Journal of Community Empowerment (November)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v6i4.1137

Abstract

Bisphenol A (BPA) merupakan bahan kimia yang banyak digunakan pada plastik polikarbonat, khususnya botol minuman. Paparan BPA berlebih diketahui dapat mengganggu sistem hormon, menurunkan kualitas reproduksi, serta meningkatkan risiko penyakit kronis. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya BPA. Metode yang digunakan adalah survei awal untuk mengetahui tingkat pengetahuan responden, diikuti pemberian pemberian materi penyuluhan menggunakan brosur edukasi. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden belum memahami risiko BPA, terbukti dari dominasi penggunaan botol plastik sekali pakai serta kurangnya perhatian terhadap label “BPA Free”. Penyuluhan ini efektif meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya BPA dan pentingnya memilih kemasan yang aman. Temuan ini menegaskan perlunya edukasi berkelanjutan, regulasi ketat, serta dorongan penggunaan alternatif ramah lingkungan guna melindungi kesehatan sekaligus mengurangi pencemaran plastik.
Aksi Sosial Donor Darah Untuk Kemanusiaan Kolaborasi PMI Garut Dan FMIPA Universitas Garut Berikan Darah Berikan Harapan Nuari, Doni Anshar; Pitriani, Karina; Jamil, Widi Mahmuda Nur; Aulia, Ira; Muharram, Rahma Mekar; Fahmi, Ami Nur; Sambact, Jasminum; Lubis, Novriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.35973

Abstract

Darah sangat dibutuhkam untuk menunjang kesehatan, metabolisme dan mekanisme semua proses yang ada dalam tubuh. Darah sehat ditandai dengan warna merah cerah, viskositas (kekentalan) normal, pH stabil (7.35-7.45), serta parameter lab seperti kadar hemoglobin, kolesterol (HDL tinggi, LDL rendah), gula darah normal, dan trombosit seimbang, yang semua ini tercermin dari tubuh yang bugar, energi cukup, kulit merona, serta tidak mudah lelah. Ketersediaan darah yang aman dan berkualitas sangat penting untuk layanan transfusi darah. Salah satu cara penting untuk mendorong gaya hidup sehat dan memberikan kontribusi besar kepada kesehatan masyarakat dan individu adalah dengan donor darah. Kegiatan ini bertujuan sebagai aksi sosial kemanusiaan kolaborasi antara PMI Garut dan mahasiswa Farmasi UNIGA untuk membantu masyarakat dan meningkatkan kepedulian sosial. Kegiatan donor darah dilaksanakan di Kampus 3 Universitas Garut pada tanggal 15 November 2025 yang dikemas secara edukatif dan inspiratif melalui proses pre-test, penyampaian materi, demonstrasi, permainan edukatif cerdas cermat dan diakhiri dengan pos test. Dari 80 pendaftar, hanya 41 orang yang memenuhi persyaratanuntuk donor darah juga peserta didominasi oleh perempuan (93,2%). Golongan darah pendonor terbanyak adalah Golongan A (35,65%), disusul oleh golongan darah B (27,75%), O (25,75%) dan AB (10,8%). Motivasi utama berdonor adalah untuk kesehatan pribadi (75,1%). Meskipun sebagian besar pendaftar gagal melewati tahap skrining kesehatan awal, aksi sosial donor darah ini berjalan lancar dan berhasil meningkatkan kepedulian sosial dan meningkatkan ketersediaan darah. Melalui kegiatan donor darah ini, dapat memberikan harapan hidup yang lebih besar kepada yang membutuhkan.
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT DENGAN ATUR NUTRISI KENDALIKAN HIPERTENSI MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN KESEHATAN GARJUS Hermawan, Belya Anindia; Junaedi, Effan Cahyati; Prasetiawati, Riska; Suryana, Shendi; Pitriani, Karina; Lubis, Novriyanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37122

Abstract

Abstrak: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang dipengaruhi oleh pola makan dan gaya hidup masyarakat. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemahaman mengenai pencegahan hipertensi melalui pengaturan nutrisi serta belum optimalnya pemanfaatan bahan herbal lokal sebagai minuman kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengendalikan hipertensi melalui edukasi nutrisi dan pelatihan pembuatan minuman kesehatan GARJUS metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, workshop, kuis interaktif, dan praktik langsung pembuatan GARJUS dengan melibatkan 35 peserta dari masyarakat Desa Parakan. Evaluasi dilakukan menggunakan angket pre-test dan post-test serta observasi selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pemahaman peserta pada seluruh indikator pengetahuan hipertensi, dengan rentang peningkatan sekitar ±10% hingga ±44% setelah penyuluhan. Selain itu, seluruh peserta (100%) mampu dan bersedia membuat minuman kesehatan GARJUS secara mandiri. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat sebagai upaya pencegahan hipertensi berbasis pemanfaatan bahan herbal local.Abstract: Hypertension is a non-communicable disease with high prevalence influenced by dietary patterns and lifestyle. The main problems faced by the community include limited knowledge of nutritional management for hypertension prevention and the underutilization of local herbal ingredients as health beverages. This community service activity aimed to improve public knowledge and skills in hypertension control through nutritional education and training in preparing GARJUS health drinks. The methods included health education sessions, workshops, interactive quizzes, and hands-on practice involving 35 participants from Desa Parakan. Evaluation was conducted using pre- and post-test questionnaires and direct observation during the activity. The results showed an improvement in participants’ knowledge across all hypertension-related indicators, with an increase ranging from approximately ±10% to ±44% after the intervention. In addition, all participants (100%) were able and willing to independently prepare GARJUS health drinks. This program proved effective in enhancing community awareness and skills for hypertension prevention through the utilization of local herbal resources.