Income inequality is an economic problem that still exists in various countries due to uneven income distribution. ASEAN is an organization for cooperation among Southeast Asian countries where, in terms of economic growth, each country has significant differences. In addition, in terms of trade balance, Singapore has the highest trade value, while Indonesia, Malaysia, and Thailand have trade deficits. Of course, there are many other factors that illustrate inequality in ASEAN countries, such as foreign investment, economic complexity index, and unemployment rates. Based on the results of the study, GDP per capita has a positive and significant effect on income inequality, foreign investment (FDI) has a significant and negative effect on income inequality, the economic complexity index has no significant effect and a negative effect on income inequality, and unemployment has a significant and positive effect on income inequality. AbstrakĀ Ketimpangan pendapatan merupakan masalah ekonomi yang masih terjadi di berbagai negara akibat distribusi pendapatan yang tidak merata. ASEAN merupakan organisasi Kerjasama antar negara Asia Tenggara dimana melihat dari pertumbuhan ekonomi setiap negara memiliki perbedaan yang cukup signifikan, selain itu dilihat dari neraca perdagangan dimana Singapura memiliki nilai perdagangan tertinggi, sedangkan Indonesia, Malaysia, dan Thailand mengalami defisit perdangan. Tentunya masih banyak faktor lain yang menggambarkan ketimpangan di negara-negara ASEAN seperti, investasi luar negeri, indeks kompleksitas ekonomi, dan tingkat pengangguran. Sehingga perlu untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketimpangan pendapatan di ASEAN. Berdasarkan hasil penelitian PDB per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, Investasi luar negeri (FDI) berpengaruh signifikan dan negatif terhadap ketimpangan pendapatan Indeks Kompleksitas Ekonomi tidak berpengaruh signifikan dan berpengaruh negatif terhadap ketimpangan pendapatan. Pengangguran berpengaruh signifikan dan positif terhadap ketimpangan pendapatan.