Waluyo, Tri Muji
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis Development and Design of Local Area Network: Systematic Literature Review Waluyo, Tri Muji; Novitaningrum, Dian; Handayani, Yuni; Hidayat, Taufik
JURNAL TEKNISI Vol 6, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/teknisi.v6i1.5307

Abstract

Abstract: The development of information technology is very important, especially in computer networks. The lack of information related to the development of computer networks, particularly Local Area Networks (LAN), necessitates this research to improve network performance. Therefore, this necessitates analysis and planning of computer networks in offices and companies, which has been done previously. This study aims to evaluate the application of computer networks, particularly the development of LAN in previous studies. The solution to this problem is one of the factors behind this study. Meanwhile, the research method used is Systematic Literature Review (SLR) using journals published in 2022–2025 from Google Scholar. The results of the research obtained are references in the form of advantages, disadvantages, and recommendations for development in the majority of schools. Therefore, this study emphasises the importance of technological development as the basis for internet implementation. Thus, the conclusion is that the use of LAN networks is highly recommended for use in institutions, one of which is educational institutions or schools. Keyword: internet; local area network (LAN); technological development Abstrak: Perkembangan teknologi informasi sangat penting terutama pada jaringan komputer, minimnya informasi terkait perkembangan jaringan komputer khususnya Local Area Network (LAN) membuat diperlukannya penelitian ini untuk meningkatkan performa jaringan. Oleh karena itu hal tersebut melatar belakangi diperlukannya analisis dan perencanaan pada sebuah jaringan komputer pada kantor maupun perusahaan yang telah dilakukan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Jaringan Komputer utamanya pada perkembangan LAN pada penelitian sebelumnya. Solusi dari permasalahan tersebut menjadi salah satu factor dilakukannya penelitian ini. Sedangkan, metode penelitian yang digunakan yaitu Systematic Literature Review (SLR) dengan menggunakan jurnal yang terbit pada 2022 – 2025 dari Google Scholar. Hasil penelitian yang didapatkan adalah referensi berupa keunggulan, kelemahan, dan rekomendasi perkembangan pada mayoritas sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya perkembangan teknologi sebagai dasar dalam penerapan internet. Maka dari itu kesimpulannya bahwa penggunaan jaringan LAN sangat direkomendasikan untuk digunakan pada instansi salah satunya adalah instansi pendidikan atau sekolah.Kata kunci: internet; local area network (LAN); perkembangan teknologi
An XGBoost-Driven Intelligent Classification Model for Textile Product Quality Eligibility: A Case Study at PT ABC Textile Handayani, Yuni; Setiawan, Derry; Hidayat, Taufik; Waluyo, Tri Muji
Techno.Com Vol. 25 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/tc.v25i1.15447

Abstract

Product quality is a critical aspect of the textile industry because it determines whether a product meets the company’s quality standards. This study develops a product eligibility classification model using the XGBoost algorithm to support the Quality Control (QC) process at PT ABC Textile. The novelty of this research lies in positioning XGBoost as an interpretability-driven decision-support tool by integrating real QC inspection data, feature importance and SHAP-based interpretability analysis, and stratified 5-fold cross-validation to support practical QC decision-making. The dataset consists of 500 samples manually labeled based on the company’s quality criteria and includes four technical features: Yarn Strength, Knitting Density, Color, and Defect Level. Data preprocessing involved data cleaning, label transformation, and MinMaxScaler normalization. Model performance was evaluated using stratified 5-fold cross-validation to ensure robust and unbiased assessment. The experimental results demonstrate stable and high classification performance across all folds, with strong class-wise precision, recall, and F1-score values. Confusion matrix analysis indicates that the model performs particularly well in identifying Non-Eligible products, which is critical for minimizing quality risks in industrial applications. Overall, the proposed approach demonstrates that XGBoost can effectively support textile quality control as an interpretable and reliable decision-support system. Future work may explore dataset expansion and cost-sensitive learning to further enhance industrial applicability. Keywords – XGBoost; Classification; Textile Products, Quality Control, Data Mining
Evaluasi Kapabilitas Manajemen Layanan TI Berdasarkan Proses Deliver, Service dan Support pada Sekolah X Hakim, Aulia; Novitaningrum, Dian; Waluyo, Tri Muji; Siroj, To Adn
Jurnal Teknik Informatika dan Desain Komunikasi Visual Vol 5 No 1 (2026): Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknik Informatika dan Desain Komunikasi Visual
Publisher : Fakultas Komputer Dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/2a8vgv94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan merangkum kemampuan manajemen layanan teknologi informasi (IT) berdasarkan proses Deliver, Service, and Support (DSS) dalam kerangka kerja COBIT 5. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan studi dokumen. Evaluasi dilakukan pada enam domain proses DSS: manajemen operasi, permintaan layanan dan insiden, masalah, kelangsungan layanan, layanan keamanan, dan pengendalian proses bisnis. Data dianalisis menggunakan model kemampuan lima tingkat untuk menentukan tingkat kematangan setiap proses. Hasil menunjukkan bahwa domain DSS-06 (Pengelolaan Pengendalian Proses Bisnis) memiliki tingkat kemampuan tertinggi (tingkat 4), sementara DSS-02 (Pengelolaan Permintaan Layanan dan Insiden) memiliki tingkat terendah (tingkat 2). Domain lainnya berada pada tingkat 3, mencerminkan proses yang telah didokumentasikan dengan cukup tetapi belum optimal secara kuantitatif. Sebagian besar sub-proses DSS01 juga menunjukkan kematangan pada tingkat 3, kecuali layanan outsourcing, yang tetap pada tingkat 2. Kesimpulan studi ini menegaskan bahwa meskipun sebagian besar proses stabil, perbaikan signifikan masih diperlukan di area dengan kemampuan rendah, terutama manajemen insiden dan outsourcing. Rekomendasi utama meliputi peningkatan dokumentasi, pelatihan staf, pemanfaatan teknologi otomatisasi, dan penerapan praktik terbaik COBIT 5 untuk terus meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan IT.