Puspita Estyani
Universitas Stikubank Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Servant Leadership Dan Work Life Balance Pada Kinerja: Work Welfare Sebagai Variabel Intervening Puspita Estyani; Suhana
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i4.8118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh servant leadership dan work life balance terhadap kinerja anggota kepolisian Polres Pekalongan Kota, dengan work welfare sebagai variabel intervening. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa servant leadership tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja maupun work welfare. Hal ini mengindikasikan bahwa gaya kepemimpinan melayani belum cukup kuat memengaruhi persepsi kesejahteraan kerja maupun kinerja anggota. Sebaliknya, work life balance terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja serta work welfare. Work welfare sendiri memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, serta mampu memediasi hubungan antara work life balance dan kinerja. Namun, work welfare tidak mampu memediasi hubungan antara servant leadership dan kinerja. Temuan ini menekankan pentingnya penerapan work life balance dalam meningkatkan kesejahteraan kerja dan kinerja personel kepolisian. Sementara itu, peningkatan kesejahteraan kerja tidak hanya bergantung pada gaya kepemimpinan, tetapi juga pada aspek-aspek struktural seperti kebijakan institusional, sistem kompensasi, dan lingkungan kerja yang mendukung. Oleh karena itu, penguatan kinerja anggota polisi memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan keseimbangan kerja dan kehidupan dengan peningkatan kesejahteraan kerja. Penelitian ini memiliki implikasi teoritis dan praktis. Dari sudut pandang teoritis, hasil penelitian ini memberikan kontribusi terhadap model hubungan antar variabel. Sedangkan dari sudut pandang manajerial, hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi para pengambil keputusan untuk meningkatkan kinerja pegawai.