Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI KOMPETENSI TEKNIK DASAR SERVIS BULU TANGKIS: STUDI DESKRIPTIF PADA MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI Bate, Alexander Renaldi; Dae, Vinsensius; Bile, Robertus Lili
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2026): Februari-Maret 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i5.208

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur dan mengevaluasi kompetensi teknik dasar servis dalam permainan bulu tangkis pada mahasiswa semester V Program Studi PJKR STKIP Citra Bakti. Servis merupakan teknik fundamental yang tidak hanya berfungsi sebagai pukulan pembuka, tetapi juga sebagai senjata strategis yang menentukan keberhasilan permainan. Tes dan pengukuran dilaksanakan pada 29 Oktober 2025 di Lapangan STKIP Citra Bakti dengan melibatkan 19 mahasiswa sebagai subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan instrumen rubrik penilaian yang diadaptasi untuk menilai tiga komponen kritis: sikap awal (posisi kaki, pegangan raket, posisi tubuh), pelaksanaan (ayunan raket, timing kontak, koordinasi gerakan), dan sikap akhir (follow through, keseimbangan tubuh). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor 23,58 dari rentang 0-30, dengan distribusi: 5 mahasiswa (26,32%) kategori baik sekali (skor ≥27), 9 mahasiswa (47,37%) kategori baik (21≤skor<27), 4 mahasiswa (21,05%) kategori cukup (15≤skor<21), dan 1 mahasiswa (5,26%) kategori kurang (skor<15). Temuan ini mengindikasikan bahwa mayoritas mahasiswa (73,69%) telah mencapai tingkat kompetensi yang memadai dalam teknik dasar servis. Namun, masih diperlukan program pembinaan terdiferensiasi dan latihan intensif untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa pada kategori cukup dan kurang, serta pengembangan variasi servis yang lebih kompleks bagi mahasiswa berkategori tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam evaluasi pembelajaran praktik bulu tangkis dan menjadi dasar pengembangan kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan kompetensi calon guru pendidikan jasmani.