Nur Azizah A. Maliada
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kemampuan Literasi Baca-Tulis Siswa Kelas IV SD Inpres 1 Tondo Nur Azizah A. Maliada; Yusdin Bin M. Gagaramusu; Kadek Hariana; Zulnuraini, Zulnuraini; Danti Indriastuti Purnamasari
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Edisi Januari-Februari
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.7765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan literasi baca-tulis siswa kelas IV SD Inpres 1 Tondo dengan meninjau empat aspek linguistik utama, yaitu fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena rendahnya kemampuan membaca pemahaman dan menulis siswa sekolah dasar yang berdampak pada hasil belajar secara umum. Literasi baca-tulis dipandang sebagai fondasi penting bagi keberhasilan pembelajaran, namun implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya minat membaca, keterbatasan kosakata, serta lemahnya pemahaman siswa terhadap struktur bahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SD Inpres 1 Tondo, Kota Palu, dengan sumber data yang meliputi guru dan siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dan sumber untuk memastikan keandalan temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi baca-tulis siswa berada pada kategori cukup baik, meskipun terdapat variasi kemampuan antar siswa. Pada aspek fonologi, sebagian besar siswa mampu melafalkan kata dengan benar, namun masih mengalami kesulitan pada kata dengan struktur kompleks. Pada aspek morfologi, siswa telah mengenali huruf dan kata dasar dengan baik, tetapi belum sepenuhnya memahami perubahan makna akibat penggunaan imbuhan. Aspek sintaksis menunjukkan bahwa siswa mampu menyusun kalimat sederhana, namun belum terampil dalam membentuk kalimat majemuk, sedangkan pada aspek semantik, pemahaman makna bacaan serta kemampuan menulis dengan variasi kosakata masih perlu ditingkatkan. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada penyajian gambaran empiris yang komprehensif mengenai kemampuan literasi baca-tulis siswa sekolah dasar berdasarkan empat aspek linguistik secara terpadu, khususnya pada konteks sekolah dasar di wilayah Sulawesi Tengah yang masih terbatas diteliti. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru dan pemangku kepentingan pendidikan dalam merancang strategi pembelajaran literasi yang lebih kontekstual, komunikatif, dan berkelanjutan, serta sebagai dasar pengembangan program literasi sekolah yang lebih efektif di masa mendatang.