Woga, Theresia Ndasa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) DAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOR (TPB) TERHADAP MINAT PENGGUNAAN E-MONEY PADA PELAKU UMKM DENGAN PERCEIVED RISK Woga, Theresia Ndasa; Arthana, I Komang; Amtiran, Paulina Yuritha
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/1mm0vn12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat penggunaan e-money pada pelaku UMKM di Kota Kupang melalui Technology Acceptance Model (TAM) dan Theory of Planned Behavior (TPB), dengan perceived risk diuji sebagai variabel yang memberikan pengaruh langsung sekaligus sebagai variabel moderasi. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel judgment sampling, melibatkan 392 pelaku UMKM sebagai responden. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan e-money, sedangkan sikap tidak berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan. Selain itu, perceived risk terbukti berpengaruh negatif dan signifikan sebagai pengaruh langsung terhadap minat penggunaan e-money, namun tidak berperan sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, maupun sikap terhadap minat penggunaan. Temuan ini menegaskan bahwa faktor fungsional, dukungan sosial, dan kemampuan teknis lebih dominan dalam membentuk minat penggunaan e-money oleh pelaku UMKM dibandingkan persepsi risiko.