Nursyava, Firel Denitha
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMAHAMAN PENGEMUDI OJEK ONLINE TERHADAP PROGRAM ASURANSI KECELAKAAN DIRI (PERSONAL ACCIDENT): STUDI KASUS DI RT 01 RW 01, KECAMATAN PAMULANG, KELURAHAN PONDOK BENDA, KOTA TANGERANG SELATAN Erizal, Erizal; Nursyava, Firel Denitha; Izzati, Dwina Rizka
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/gxkafd24

Abstract

Pengemudi ojek online merupakan kelompok pekerja sektor informal dengan tingkat mobilitas dan risiko kecelakaan lalu lintas yang tinggi. Asuransi kecelakaan diri berperan sebagai instrumen perlindungan finansial, namun pemanfaatannya sangat bergantung pada pemahaman tertanggung terhadap ketentuan polis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman pengemudi ojek online terhadap asuransi kecelakaan diri berdasarkan ketentuan jaminan, pengecualian, dan klausula penting dalam Polis Standar Asuransi Kecelakaan Diri Indonesia (PSKDI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner tertutup yang disusun berdasarkan ketentuan PSKDI. Informan penelitian berjumlah sepuluh orang pengemudi ojek online yang beraktivitas di wilayah Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman pengemudi ojek online terhadap asuransi kecelakaan diri masih tergolong rendah dan bersifat parsial. Sebagian besar informan hanya memahami jaminan meninggal dunia akibat kecelakaan, sementara pemahaman terhadap jaminan cacat tetap, biaya perawatan medis, serta risiko yang dikecualikan dalam PSKDI masih terbatas. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara ketentuan polis dan persepsi pengemudi ojek online terhadap cakupan perlindungan asuransi kecelakaan diri.