Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Low Power System Pada Deteksi Gas Metana Menggunakan Arduino Uno Chenwijaya, Michael; Syauqy, Dahnial; Henryranu Prasetio, Barlian
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gas Metana (CH4) merupakan bagian utama dari gas alam yang mudah terbakar, tidak memiliki bau, dan tidak memiliki warna, sehingga menjadi sulit bagi manusia untuk mendeteksi keberadaanya. Berdasarkan penelitian terdahulu, keberadaan gas metana dengan konsentrasi 5% hingga 15% dalam ruangan tertutup dapat membahayakan manusia karena dapat menciptakan sebuah ledakan ketika mengalami reaksi kimia dengan udara disekitarnya. Pada tahun 2023, United Nation (UN) mengatakan salah satu target mereka kedepannya adalah melakukan peningkatan pada efisiensi energi yang sekarang berada di angka 1,4% menjadi 3,4%. Maka dari itu, peneliti melakukan penelitian terhadap implementasi Low Power System pada deteksi gas metana. Implementasi sistem akan menggunakan Arduino Uno sebagai pemroses dan pengatur utama sistem. Deteksi gas metana akan menggunakan sensor MQ-4 yang sensitif terhadap perubahan kadar gas metana. Ketika sistem berjalan, sistem akan masuk ke kondisi wake dan melakukan deteksi gas metana selama 10 detik. Setelah 10 detik berjalan, sistem akan masuk ke kondisi sleep selama 8 detik dan kembali ke kondisi wake. Peneliti mengamati perubahan penggunaan arus listrik oleh sistem pada kondisi wake dan kondisi sleep. Hasil penelitian menyatakan bahwa didapatkan penurunan penggunaan arus listrik sebesar kurang lebih 20 mA (miliampere) dengan efisiensi penggunaan arus listrik sebesar 13,33%.