Lucky Titi Wandansari
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Social Exclusuion terhadap Implusive Buying Behavior Dengan Relative Deprivation dan Need to Belong Sebagai Variabel Mediasi Lucky Titi Wandansari; Rini Kuswati
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10174

Abstract

Studi ini dirancang untuk mengkaji bagaimana kondisi keterasingan sosial memengaruhi kecenderungan perilaku pembelian impulsif, dengan ketidakpuasan relatif dan kebutuhan akan penerimaan sosial diposisikan sebagai mekanisme perantara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang disusun secara sistematis dan terstruktur, dengan melibatkan 200 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner daring berbasis survei dengan pengukuran skala ordinal, di mana setiap konstruk penelitian telah dioperasionalisasikan secara konseptual dan empiris, meliputi keterasingan sosial, ketidakpuasan relatif, kebutuhan untuk diterima, serta perilaku pembelian impulsif. Pengolahan dan analisis data dilakukan melalui pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS, yang mencakup evaluasi model pengukuran dan model struktural, termasuk pengujian validitas dan reliabilitas, pemeriksaan multikolinearitas, analisis koefisien determinasi, predictive relevance, serta pengujian pengaruh langsung dan tidak langsung. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pengalaman eksklusi sosial meningkatkan perasaan ketidakpuasan relatif dan memperkuat dorongan individu untuk memperoleh penerimaan sosial, yang selanjutnya berkontribusi terhadap meningkatnya kecenderungan pembelian impulsif, baik secara langsung maupun melalui peran variabel mediasi. Hasil ini mengindikasikan bahwa tekanan sosial dan kebutuhan psikologis akan afiliasi berperan signifikan dalam membentuk perilaku konsumsi yang bersifat spontan.
Pengaruh Social Exclusuion terhadap Implusive Buying Behavior Dengan Relative Deprivation dan Need to Belong Sebagai Variabel Mediasi Lucky Titi Wandansari; Rini Kuswati
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10174

Abstract

Studi ini dirancang untuk mengkaji bagaimana kondisi keterasingan sosial memengaruhi kecenderungan perilaku pembelian impulsif, dengan ketidakpuasan relatif dan kebutuhan akan penerimaan sosial diposisikan sebagai mekanisme perantara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang disusun secara sistematis dan terstruktur, dengan melibatkan 200 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner daring berbasis survei dengan pengukuran skala ordinal, di mana setiap konstruk penelitian telah dioperasionalisasikan secara konseptual dan empiris, meliputi keterasingan sosial, ketidakpuasan relatif, kebutuhan untuk diterima, serta perilaku pembelian impulsif. Pengolahan dan analisis data dilakukan melalui pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS, yang mencakup evaluasi model pengukuran dan model struktural, termasuk pengujian validitas dan reliabilitas, pemeriksaan multikolinearitas, analisis koefisien determinasi, predictive relevance, serta pengujian pengaruh langsung dan tidak langsung. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pengalaman eksklusi sosial meningkatkan perasaan ketidakpuasan relatif dan memperkuat dorongan individu untuk memperoleh penerimaan sosial, yang selanjutnya berkontribusi terhadap meningkatnya kecenderungan pembelian impulsif, baik secara langsung maupun melalui peran variabel mediasi. Hasil ini mengindikasikan bahwa tekanan sosial dan kebutuhan psikologis akan afiliasi berperan signifikan dalam membentuk perilaku konsumsi yang bersifat spontan.
Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pengeluaran Rumah Tangga terhadap Pendapatan Keluarga Lina Widyastuti; Rosa Amelia Mardiyanti; Sindy Putri Meyana; Anysha Banowati; Lucky Titi Wandansari; Sandrina Febria Andriani
Determinasi: Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/determinasi.v3i3.493

Abstract

This research aims to analyze the influence of education level and household expenditure on family income in Indonesia. A quantitative approach was used in this research with a multiple regression analysis method to examine the relationship between the independent variables (level of education and household expenditure) and the dependent variable (family income). The data used comes from a household survey with a sample of 300 families. The research results show that the level of education has a positive and significant influence on family income, which shows that the higher the education level of the head of the family, the greater the income generated. In contrast, household expenditure has a negative but significant relationship, meaning higher expenditure tends to hinder family income growth. The conclusion of this research is the importance of increasing access to education to increase family income and manage household expenses more efficiently.