Cintaning Harda Pramita
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Overclaim Produk, Kualitas Review Edukatif Dan Kredibilitas Dokter Detektif Di Media Sosial Terhadap Brand Switching Dan Buying Decision Pembelian Produk Skincare Oleh Konsumen Gen Z Di Indonesia Cintaning Harda Pramita; Kussudyarsana Kussudyarsana
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh overclaim produk, kualitas review edukatif, dan kredibilitas Dokter Detektif di media sosial terhadap brand switching dan keputusan pembelian produk skincare oleh konsumen Generasi Z di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori dan cross-sectional. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dengan kriteria Generasi Z berusia 15–26 tahun yang memiliki pengalaman menggunakan skincare, terpapar konten review edukatif atau Dokter Detektif, serta pernah melakukan brand switching, dengan jumlah responden minimal 200 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner online berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa overclaim produk berpengaruh signifikan terhadap brand switching dan keputusan pembelian, dengan sifat persuasif pada pembelian awal namun berpotensi menurunkan loyalitas merek. Kualitas review edukatif berpengaruh terhadap brand switching, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Sementara itu, kredibilitas Dokter Detektif menjadi faktor paling dominan yang memengaruhi baik brand switching maupun keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan pentingnya kepercayaan terhadap sumber informasi dalam membentuk perilaku konsumen skincare Gen Z di era digital.