Abstract: Effective healthcare services require information systems that can enhance orderliness and efficiency in service delivery. At UPTD Puskesmas Batunadua, a web-based queuing system has been developed, equipped with a patient volume prediction feature using the Monte Carlo method. This study aims to further develop the system to assist in resource planning, reduce waiting times, and improve service quality. The Monte Carlo method is applied to perform predictive simulations based on historical patient data, enabling the clinic to anticipate surges in visits. The system is built using PHP programming language and MySQL database, featuring automatic calling, QR Code attendance confirmation, and notifications for late patients. The implementation results show that the system can manage queues more systematically, allow patients to take queue numbers online, and provide patient volume predictions consistent with manual calculations. Although predictions are not entirely accurate, the feature significantly supports decision-making in clinic management. The study concludes that integrating the Monte Carlo method into a web-based queuing system can be an effective solution for optimizing healthcare services at the primary care level.Keyword: healthcare services; monte carlo method; patient prediction; web-based queuing system.Abstrak: Pelayanan kesehatan yang efektif memerlukan dukungan sistem informasi yang mampu meningkatkan keteraturan dan efisiensi proses layanan. Di UPTD Puskesmas Batunadua, telah dikembangkan sistem antrean berbasis web yang dilengkapi fitur prediksi jumlah pasien menggunakan metode Monte Carlo. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem tersebut untuk membantu perencanaan sumber daya, mengurangi waktu tunggu, serta meningkatkan kualitas pelayanan. Metode Monte Carlo digunakan untuk melakukan simulasi prediktif berdasarkan data historis jumlah pasien, sehingga pihak puskesmas dapat mengantisipasi lonjakan kunjungan. Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, dengan fitur pemanggilan otomatis, QR Code untuk konfirmasi kehadiran, serta notifikasi bagi pasien yang terlambat. Hasil implementasi menunjukkan sistem mampu mengelola antrean secara lebih teratur, memungkinkan pasien mengambil nomor antrean secara daring, serta memberikan prediksi jumlah pasien yang selaras dengan perhitungan manual. Meskipun hasil prediksi tidak sepenuhnya akurat, fitur ini memberikan manfaat signifikan dalam mendukung pengambilan keputusan manajemen puskesmas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi metode Monte Carlo ke dalam sistem antrean berbasis web dapat menjadi solusi efektif dalam optimalisasi pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.Kata kunci: pelayanan kesehatan; prediksi pasien; puskesmas; metode monte carlo; sistem antrean