Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komunikasi publik yang diterapkan oleh Pemadam Kebakaran Kabupaten Musi Banyuasin dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap upaya pencegahan kebakaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta berlandaskan pada teori retorika Aristoteles (ethos, pathos, logos). Informan penelitian terdiri dari petugas pemadam kebakaran dan masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan sosialisasi serta konten media sosial Damkar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi publik Damkar Muba tercapai melalui kombinasi strategi komunikasi langsung dan digital yang bersifat persuasif, edukatif, dan partisipatif. Pesan disampaikan dengan bahasa sederhana dan kontekstual, sementara media sosial digunakan untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan interaksi dengan masyarakat. Kredibilitas petugas (ethos), daya emosional pesan (pathos), serta penyampaian yang logis dan berbasis data (logos) menjadi faktor utama keberhasilan komunikasi publik. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya dan jangkauan wilayah, namun diatasi melalui kolaborasi dengan pemerintah desa, komunitas lokal, dan optimalisasi media digital. Secara keseluruhan, strategi komunikasi publik yang diterapkan Damkar Muba terbukti efektif dalam membangun kesadaran, mengubah perilaku, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan kebakaran.Kata Kunci: Komunikasi Publik, Efektivitas, Pemadam Kebakaran, Partisipasi Masyarakat, Media Sosial.