Abdulah, Fitriani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODAL SOSIAL DAN KEMANDIRIAN: MENAKAR DAMPAK JANGKA PANJANG PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI DESA BONGOIME KABUPATEN BONE BOLANGO Al Hamid, Saleh; Abdulah, Fitriani
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak jangka panjang Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap modal sosial dan kemandirian ekonomi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Bongoime, Kabupaten Bone Bolango. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKH berhasil membangun modal sosial struktural, yang memperluas akses KPM ke dalam jaringan kelembagaan desa. Program juga terbukti efektif dalam meningkatkan modal manusia generasi penerus melalui peningkatan akses layanan pendidikan dan kesehatan. Namun, modal sosial yang terbentuk bersifat statis dan belum bertransformasi menjadi modal sosial kognitif seperti kepercayaan dan kolaborasi yang dapat mendorong inisiatif kolaborasi ekonomi mandiri antar-KPM. Kemandirian ekonomi orang tua belum tercapai karena didominasi oleh ketidakpastian penyaluran bantuan serta desain program yang kurang menyentuh peningkatan kapasitas produktif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mengungkap adanya "mekanisme yang hilang", yaitu pendampingan transformatif dan integrasi program pemberdayaan ekonomi, dalam konversi bantuan sosial menjadi kemandirian berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan stabilisasi sistem penyaluran bantuan, reorientasi peran pendamping sebagai fasilitator pemberdayaan, dan kesinergian PKH dengan program penguatan kapasitas ekonomi lokal. This study aims to analyze the long-term impact of the Family Hope Program (PKH) on the social capital and economic independence of Beneficiary Families (KPM) in Bongoime Village, Bone Bolango Regency. The study used a qualitative approach with a case study design. Data collection was conducted through in-depth interviews, participant observation, and focus group discussions (FGDs). The results showed that PKH successfully built structural social capital, which expanded KPM access to village institutional networks. The program also proved effective in improving the human capital of the next generation by increasing access to education and health services. However, the social capital formed was static and had not yet transformed into cognitive social capital such as trust and collaboration that could encourage independent economic collaboration initiatives among KPMs. Parents' economic independence has not been achieved due to the dominance of uncertainty in aid distribution and a program design that does not address increasing productive capacity. The conclusion of this study is to reveal the existence of a "missing mechanism", namely transformative mentoring and the integration of economic empowerment programs, in converting social assistance into sustainable independence. This study recommends stabilization of the aid distribution system, reorientation of the role of facilitators as empowerment facilitators, and synergy between PKH and local economic capacity strengthening programs.