Keterbatasan ketersediaan serta tingginya biaya perangkat pemantauan pasien konvensional di rumah sakit mendorong perlunya solusi alternatif yang terjangkau, fleksibel, dan mampu melakukan pemantauan secara real-time. Penelitian ini menyajikan perancangan dan implementasi sistem pemantauan kesehatan pasien berbasis Internet of Things (IoT) untuk perawatan inap non-intensif. Sistem ini memantau parameter vital utama, meliputi suhu tubuh, denyut jantung, dan saturasi oksigen darah, guna mendukung deteksi dini terhadap kondisi pasien yang tidak normal. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 Lolin Lite yang terintegrasi dengan sensor MAX30102 untuk pengukuran denyut jantung dan saturasi oksigen, sensor DS18B20 untuk pengukuran suhu tubuh, layar OLED 0,91 inci untuk visualisasi lokal, serta jaringan Wi-Fi lokal menggunakan router WRT54G. Data pasien dikirimkan ke server lokal untuk penyimpanan yang aman dan ditampilkan melalui antarmuka berbasis web yang dapat diakses oleh tenaga medis dan keluarga pasien. Kinerja sistem dievaluasi dengan membandingkan hasil pengukuran terhadap alat pemantauan medis referensi menggunakan sepuluh sampel pengujian untuk setiap parameter. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata persentase galat sebesar 1,31% untuk denyut jantung, 0,27% untuk suhu tubuh, dan 1,02% untuk saturasi oksigen darah, yang mengindikasikan tingkat akurasi pengukuran yang baik. Sistem yang dikembangkan terbukti layak sebagai solusi pemantauan pasien berbasis IoT yang andal dan berbiaya rendah, serta berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dan diintegrasikan dengan sistem rekam medis rumah sakit.