Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Interaktif Biologi pada Siswa SMA Kelas X Putriyani, Eryzinda Dwigita; Murtini, Iin
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 7 No 1 (2026): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v7i1.704

Abstract

Biology learning at the senior high school level requires the support of interactive learning media to help students understand complex and abstract biological concepts. This study aims to analyze the need for interactive biology learning media among tenth-grade students at SMA Negeri 5 Tuban. A quantitative descriptive method was employed, using non-test data collection techniques in the form of questionnaires and teacher interviews. The instrument was developed using a Guttman scale (Yes/No) consisting of 15 items grouped into three aspects: learning media needs, accessibility and ease of use of learning media, and learning motivation and interest. The subjects of this study were tenth-grade students of SMA Negeri 5 Tuban. Data were analyzed descriptively to determine the level of students’ needs for interactive biology learning media. The results showed that the learning media needs aspect reached 92%, accessibility and ease of use reached 85%, and motivation and learning interest reached 99%, with an overall average of 92%, categorized as a very high level of need. These findings indicate that students have a very high demand for interactive biology learning media, highlighting the importance of developing interactive biology learning materials that align with students’ needs and characteristics.
Pengembangan MOEDU (Monopoli Edukatif) Sebagai Media Pembelajaran Biologi Pada Materi Bakteri Di SMA: (Development of MOEDU (Educational Monopoly) as a Biology Learning Medium For Bacteria Material in Senior High School) Putriyani, Eryzinda Dwigita; Murtini, Iin
BIODIK Vol. 12 No. 02 (2026): June 2026 (inprogress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v12i02.54290

Abstract

Pembelajaran biologi pada jenjang sekolah masih menyikapi kendala, terutama pada materi bakteri bersifat abstrak dan belum didukung media inovatif secara optimal sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi dan motivasi belajar, oleh karena itu penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran MOEDU bagi siswa SMA memakai metode penelitian dan pengembangan model ADDIE dengan subjek ahli sebagai validator dan 35 siswa SMAN 5 Tuuban  kelas X  yang ditentukan secara purposive sampling, instrumen berupa lembar validasi ahli dan angket respons siswa, serta analisis data secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan skala Likert, hasil penelitian memperlihatkan tingkat kebenaran media sangat tinggi (86,5%), kesesuaian memuaskan (77,5%), dan respons siswa efektif (79,6%), serta terjadi pengoptimalan hasil belajar dengan nilai N-gain 0,74 kategori tinggi, sehingga dapat disimpulkan media MOEDU layak digunakan untuk alternatif pembelajaran biologi pada materi bakteri di SMA. Abstrak. Pengajaran biologi di tingkat sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya pemanfaatan dan ketidakefektifan bahan ajar inovatif tentang bakteri di lingkungan kelas, yang mengakibatkan rendahnya tingkat partisipasi aktif dan motivasi siswa. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan bahan ajar interaktif yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran MOEDU untuk topik bakteri bagi siswa SMA. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model ADDIE, yang mencakup tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari para ahli yang bertindak sebagai validator dan 35 siswa kelas 10 dari SMA Negeri 5 Tuban, yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli dan kuesioner respons siswa. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif baik dari segi kuantitas maupun kualitas, dengan menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akurasi media MOEDU sangat tinggi (86,5%), kategori kesesuaian memuaskan (77,5%), dan respons siswa termasuk dalam kategori efektivitas (79,6%). Selanjutnya, setelah penerapan media tersebut, terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Kesimpulannya, keakuratan, kesesuaian, dan efektivitas media MOEDU telah dikonfirmasi sebagai alat alternatif untuk pengajaran biologi dan dapat digunakan di sekolah menengah atas untuk topik bakteri.