Pembelajaran biologi pada jenjang sekolah masih menyikapi kendala, terutama pada materi bakteri bersifat abstrak dan belum didukung media inovatif secara optimal sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi dan motivasi belajar, oleh karena itu penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran MOEDU bagi siswa SMA memakai metode penelitian dan pengembangan model ADDIE dengan subjek ahli sebagai validator dan 35 siswa SMAN 5 Tuuban kelas X yang ditentukan secara purposive sampling, instrumen berupa lembar validasi ahli dan angket respons siswa, serta analisis data secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan skala Likert, hasil penelitian memperlihatkan tingkat kebenaran media sangat tinggi (86,5%), kesesuaian memuaskan (77,5%), dan respons siswa efektif (79,6%), serta terjadi pengoptimalan hasil belajar dengan nilai N-gain 0,74 kategori tinggi, sehingga dapat disimpulkan media MOEDU layak digunakan untuk alternatif pembelajaran biologi pada materi bakteri di SMA. Abstrak. Pengajaran biologi di tingkat sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya pemanfaatan dan ketidakefektifan bahan ajar inovatif tentang bakteri di lingkungan kelas, yang mengakibatkan rendahnya tingkat partisipasi aktif dan motivasi siswa. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan bahan ajar interaktif yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran MOEDU untuk topik bakteri bagi siswa SMA. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model ADDIE, yang mencakup tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari para ahli yang bertindak sebagai validator dan 35 siswa kelas 10 dari SMA Negeri 5 Tuban, yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli dan kuesioner respons siswa. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif baik dari segi kuantitas maupun kualitas, dengan menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akurasi media MOEDU sangat tinggi (86,5%), kategori kesesuaian memuaskan (77,5%), dan respons siswa termasuk dalam kategori efektivitas (79,6%). Selanjutnya, setelah penerapan media tersebut, terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Kesimpulannya, keakuratan, kesesuaian, dan efektivitas media MOEDU telah dikonfirmasi sebagai alat alternatif untuk pengajaran biologi dan dapat digunakan di sekolah menengah atas untuk topik bakteri.
Copyrights © 2026