Sitepu, Helvi Amelia br
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fi’il Ma’lum dan Fi’il Majhul sebagai Refleksi Nilai Tauhid dan Keikhlasan dalam Pendidikan Agama Islam Pranoto, Muhammad Solihin; Zahra, Trisya; Zannah, Radhiatul Al-Khairiyyah; Sitepu, Helvi Amelia br; Syahfitri, Saskia
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/d0eg1863

Abstract

Penelitian ini mengkaji keterkaitan antara konsep fi’il ma’lum (kata kerja aktif) dan fi’il majhul (kata kerja pasif) dalam tata bahasa Arab dengan nilai-nilai tauhid dan keikhlasan yang menjadi landasan utama Pendidikan Agama Islam. Kajian ini berangkat dari pemahaman bahwa struktur bahasa Arab tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga merefleksikan nilai-nilai spiritual yang memperkuat kesadaran ketuhanan dan tanggung jawab moral manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan menelaah sumber-sumber klasik seperti Syarh Ibn ‘Aqil, Al-Ajurrumiyyah, dan Mughni al-Labib, serta ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis yang mengandung bentuk fi’il majhul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fi’il ma’lum menggambarkan peran aktif manusia dalam melakukan suatu tindakan, sedangkan fi’il majhul menekankan pengakuan bahwa setiap perbuatan pada hakikatnya terjadi karena kehendak Allah. Pergeseran bentuk dari aktif ke pasif bukan sekadar perubahan gramatikal, tetapi juga membawa makna teologis dan etis yang mendalam. Dalam konteks pendidikan Islam, pemahaman terhadap dua bentuk kata kerja ini dapat digunakan sebagai sarana internalisasi nilai-nilai tauhid dan keikhlasan, di mana peserta didik diajak untuk memahami keseimbangan antara usaha manusia dan ketergantungan kepada Allah. Dengan demikian, pembelajaran fi’il ma’lum dan fi’il majhul tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa Arab secara struktural, tetapi juga menumbuhkan kesadaran spiritual dan moral sesuai tujuan Pendidikan Agama Islam, yaitu membentuk insan yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.