Astrid, Anggun Tri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI TERAPI MUSIK INSTRUMENTAL TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN POST OPERASI PADA PASIEN TONSILEKTOMI DENGAN GENERAL ANESTESI Astrid, Anggun Tri; Novitasari, Dwi; Sumarni, Tri
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 2 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/41c8s839

Abstract

Tonsilektomi dengan general anestesi merupakan prosedur pembedahan yang berisiko menimbulkan kecemasan pascaoperasi akibat nyeri, keterbatasan aktivitas, dan ketidakpastian kondisi pasien. Kecemasan yang tidak ditangani secara adekuat dapat memperlambat proses pemulihan, meningkatkan persepsi nyeri, serta menambah beban perawatan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi non-farmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan efektif untuk mengatasi kecemasan pascaoperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi musik instrumental sebagai intervensi non-farmakologis terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pasca tonsilektomi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Penelitian dilaksanakan di RS Wijayakusuma Purwokerto pada Juni–Juli 2025 dengan jumlah responden sebanyak 30 pasien pasca operasi tonsilektomi berusia ≥17 tahun, tanpa komplikasi, kooperatif, dan bersedia berpartisipasi. Tingkat kecemasan diukur menggunakan State Anxiety Inventory (STAI-S) sebelum dan sesudah pemberian terapi musik instrumental selama 15 menit. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang (96,7%) dan berat (3,3%), sedangkan setelah intervensi mayoritas mengalami kecemasan ringan (96,7%) dan sedang (3,3%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan tingkat kecemasan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terapi musik instrumental efektif menurunkan kecemasan pada pasien pasca tonsilektomi dan direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis pendukung dalam praktik keperawatan perioperatif.