This Author published in this journals
All Journal J-CEKI
Khairunnisa Umi Al Mas
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Diversifikasi Olahan Ikan Mas Khas Toba Menjadi Abon Ikan Dengan Andaliman Sebagai Bentuk Pemanfaatan Potensi Lokal Di Sumut Putri Kemala Dewi Lubis; Sabrina Erisa Aulia Sihotang; Khairunnisa Umi Al Mas; Siti Mardiah; Dwi Atika Zahara; Ivan R. Ventris Siahaan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13953

Abstract

Penelitian ini membahas diversifikasi olahan ikan mas khas Toba menjadi Abon Ikan Mas Andaliman sebagai upaya memanfaatkan potensi lokal Sumatera Utara. Latar belakang penelitian berangkat dari tingginya produksi ikan mas di kawasan Danau Toba yang belum diolah secara optimal, serta penggunaan andaliman sebagai rempah khas Batak yang memiliki potensi besar dalam pengembangan produk kuliner daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pengembangan produk, nilai kreatif dan nilai tambah yang dihasilkan, rantai nilai produksi, strategi bisnis, serta dampak ekonomi lokal yang ditimbulkan. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran, yakni kualitatif deskriptif, kajian literatur, dan eksperimen untuk menentukan formulasi abon yang paling tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan ikan mas menjadi abon berbumbu andaliman mampu meningkatkan nilai jual produk, memperkuat identitas kuliner lokal, serta menciptakan peluang pasar yang luas, terutama sebagai oleh-oleh khas Sumatera Utara. Selain itu, produk ini memberikan dampak ekonomi positif bagi pembudidaya ikan, petani andaliman, pelaku UMKM, dan tenaga kerja lokal. Secara keseluruhan, inovasi abon ikan mas andaliman tidak hanya berperan dalam memperkaya ragam kuliner daerah, tetapi juga menjadi strategi efektif dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.