Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pengeluaran Perkapita dan PDRB Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kota Medan, Deli Serdang, Langkat, Simalungun, Asahan, Serdang Bedagai Pada Periode Tahun 2016-2023 Amelia; Cindi Anjuani Gultom; Emia Parangin-angin; Ivan R. Ventris Siahaan; Rini Khairani Harahap; Sovia Elphani Simarmata; Octavianty Sihombing; Yehezkiel Exaudi Banjarnahor
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengeluaran per kapita dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di enam wilayah Sumatera Utara selama periode 2016-2023. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan memilih model Fixed Effect Model (FEM) berdasarkan uji Chow dan Hausman. Data yang digunakan berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeluaran per kapita berpengaruh signifikan namun negatif terhadap IPM, sedangkan PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM. Secara simultan, kedua variabel tersebut dapat menjelaskan variasi IPM sebesar 97,4%. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun peningkatan pengeluaran per kapita biasanya diasosiasikan dengan kesejahteraan yang lebih baik, dalam konteks wilayah penelitian ini, peningkatan pengeluaran yang tidak merata dapat menurunkan IPM. Sebaliknya, pertumbuhan ekonomi yang tercermin dari peningkatan PDRB secara nyata meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses yang lebih baik pada pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Penelitian ini menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan distribusi pengeluaran yang tepat untuk meningkatkan pembangunan manusia secara menyeluruh. Hasil ini relevan bagi perencana pembangunan daerah dalam merumuskan kebijakan yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Sumatera Utara.
Diversifikasi Olahan Ikan Mas Khas Toba Menjadi Abon Ikan Dengan Andaliman Sebagai Bentuk Pemanfaatan Potensi Lokal Di Sumut Putri Kemala Dewi Lubis; Sabrina Erisa Aulia Sihotang; Khairunnisa Umi Al Mas; Siti Mardiah; Dwi Atika Zahara; Ivan R. Ventris Siahaan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13953

Abstract

Penelitian ini membahas diversifikasi olahan ikan mas khas Toba menjadi Abon Ikan Mas Andaliman sebagai upaya memanfaatkan potensi lokal Sumatera Utara. Latar belakang penelitian berangkat dari tingginya produksi ikan mas di kawasan Danau Toba yang belum diolah secara optimal, serta penggunaan andaliman sebagai rempah khas Batak yang memiliki potensi besar dalam pengembangan produk kuliner daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pengembangan produk, nilai kreatif dan nilai tambah yang dihasilkan, rantai nilai produksi, strategi bisnis, serta dampak ekonomi lokal yang ditimbulkan. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran, yakni kualitatif deskriptif, kajian literatur, dan eksperimen untuk menentukan formulasi abon yang paling tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan ikan mas menjadi abon berbumbu andaliman mampu meningkatkan nilai jual produk, memperkuat identitas kuliner lokal, serta menciptakan peluang pasar yang luas, terutama sebagai oleh-oleh khas Sumatera Utara. Selain itu, produk ini memberikan dampak ekonomi positif bagi pembudidaya ikan, petani andaliman, pelaku UMKM, dan tenaga kerja lokal. Secara keseluruhan, inovasi abon ikan mas andaliman tidak hanya berperan dalam memperkaya ragam kuliner daerah, tetapi juga menjadi strategi efektif dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.