Penggemar K-pop pada masa dewasa awal sering menunjukkan perilaku konsumtif berupa pembelian merchandise yang dilakukan secara spontan dan tidak direncanakan. Fenomena ini diduga berkaitan dengan tingkat celebrity worship, yaitu keterikatan psikologis penggemar terhadap idola yang terdiri atas tiga dimensi, yaitu entertainment-social, intense-personal feeling, dan borderline-pathological. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan celebrity worship beserta dimensinya dengan perilaku impulsive buying merchandise K-pop pada perempuan dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 392 penggemar K-pop berusia 20–40 tahun. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu Celebrity Attitude Scale (CAS) dan Impulsive Buying Scale (IBS). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara celebrity worship dan impulsive buying merchandise K-pop (r = 0,538; p < 0,05). Secara parsial, dimensi intense-personal feeling menunjukkan hubungan yang sangat kuat, dimensi borderline-pathological menunjukkan hubungan sedang, sementara dimensi entertainment-social tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa keterikatan emosional yang mendalam dan kecenderungan perilaku ekstrem terhadap idola memiliki peran yang lebih dominan dalam mendorong pembelian impulsif dibandingkan keterlibatan yang bersifat hiburan atau sosial semata.