Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Dinamika Psikologis pada Caregiver yang Memiliki Keluarga Penyandang Skizofrenia Riana, Riska; Murdiana, Sitti
Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jipmconnectedness.v3i2.5329

Abstract

The psychiatric disorder schizophrenia has a big impact on caregivers. Caregivers as individuals who care for and accompany schizophrenia patients find many problems in carrying out their roles and responsibilities. This research aims to examine the dynamics experienced by caregivers in caring for schizophrenia patients. This research uses a qualitative method with a case study approach. The respondents in this study were two caregivers and two significant others who were obtained through purposive sampling techniques. Data collection techniques use interviews and documentation. The data obtained was then analyzed using data driven techniques. The results of data analysis produced two major themes, namely the psychological dynamics experienced by caregivers which include aspects of thoughts, emotions and behavior, as well as factors that influence caregivers to continue caring for schizophrenic patients. The results of this research can provide an overview of the condition of caregivers who care for schizophrenic patients who need support from both family and society.
Gambaran Self Diagnose Mental Disorder Pada Dewasa Awal Pengguna Media Sosial Amrah, Nurmaya; Murdiana, Sitti; Ismail, Ismalandari
Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jipmconnectedness.v4i1.6241

Abstract

Self diagnose merupakan suatu fenomena yang cukup banyak dilakukan oleh individu utamanya pada dewasa awal yang menggunakan media sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi mengenai gambaran, faktor dan dampak self diagnose yang dialami oleh individu dewasa awal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara semi terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan pendekatan teori driven. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self diagnose diawali dengan adanya kondisi diri yang dirasa mengganggu dan proses asosiasi dengan informasi gangguan mental di media sosial. Self diagnose disebabkan oleh adanya penggunaan media sosial, latar belakang pendidikan psikologi, pengalaman negatif dan traumatis, serta didukung oleh adanya pemikiran skematis, pencarian informasi tambahan, dan bias kognitif. Perilaku self diagnose lebih banyak memberikan dampak negatif seperti reaksi negatif, kecemasan, hingga perilaku maladaptif. Implikasi penelitian ini yaitu sebagai bahan introspeksi diri dan pertimbangan self diagnose untuk melakukan konsultasi ke profesional apabila telah merasa memiliki kecenderungan terhadap suatu gangguan tertentu.
Penerapan Menulis Ekspresif Terhadap Penurunan Kecenderungan Self Injury pada Mahasiswa Ilma, Nurul; Murdiana, Sitti
Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Psikomuda (JIPM) Connectedness
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jipmconnectedness.v4i1.6307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi menulis ekspresif pada penurunan tingkat kecenderungan self injury pada mahasiswa. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa pada rentang usia 18-23 tahun yang pernah melakukan self injury setidaknya 5 kali dalam setahun terakhir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-experimental design berbentuk one group pre-test and post-test design. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 5 mahasiswa di Kota Makassar. Data dikumpulkan melalui skala self injury yang disusun oleh peneliti dan diberikan sebelum dan setelah pemberian intervensi. Hasil analisis Wilcoxon Matched Pairs menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.043 (p<0.05), dengan penurunan rata-rata skor self injury sebesar 74,6 menjadi 46,4, sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh penerapan intervensi menulis ekspresif terhadap penurunan tingkat kecenderungan self injury pada mahasiswa. Hasil penelitian ini dapat memberikan alternatif bagi mahasiswa untuk mengurangi karakeristik-karakteristik perilaku self injury sehingga diharapkan intervensi ini secara tidak langsung mengurangi tingkat kecenderungan self injury pada mahasiswa.
Efektivitas Teknik Cinema Therapy untuk Menurunkan Academic burnout pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar Wardhani, Rieska Cendra Ayu; Murdiana, Sitti; Ismail, Ismalandari
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 2 (2024): Madani, Vol. 2, No. 2 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10783152

Abstract

Students who are faced with the academic pressures of lectures and exceed the limits of their abilities tend to experience academic burnout as a result of difficulties in dealing with these pressures efficiently. Students experiencing academic burnout will show an attitude of exhaustion characterized by feeling psychologically and physically tired, an attitude of cynicism of indifference or distancing themselves from lecture activities, and an attitude of professional efficacy with decreased self-confidence so that they tend to be passive. The aim of this research is to determine the effectiveness of cinema therapy techniques in reducing academic burnout in students at the psychology faculty of Makassar State University. The participants in this research were 12 students, divided into two groups, namely experimental and control. The criteria for participants in this research are (i) active students at the Faculty of Psychology, Makassar State University, aged 19-25 years and experiencing high or medium academic burnout. The sampling technique uses purposive sampling. This research uses Mann Whitney and Wilcoxon test analysis techniques with the results of the hypothesis H0 being rejected and Ha being accepted, so the cinema therapy technique is effective in reducing academic burnout in Makassar State University students. The implications of this research illustrate that the application of cinema therapy techniques can help significantly reduce the academic burnout experienced by students.
Increasing Parental Self-Acceptance: The Important Role of Parenting Self-Efficacy for Parents of Children with Special Needs in Makassar Aswar, Nurhaliza Ainun; Murdiana, Sitti; Nur, Haerani
卷 7 编号 2 (2024): Journal of Correctional Issues (JCI)
Publisher : Polteknik Ilmu Pemasyarakatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52472/jci.v7i2.450

Abstract

Parents who have children with special needs tend to reject when they first find out that their children are diagnosed with special needs, on the one hand parents who have confidence in caring for their children make it easy to get to the stage of self-acceptance. This study aims to determine whether there is a relationship between parenting self-efficacy and self-acceptance of parents who have children with autism spectrum disorder in Makassar City. This study used Spearman Rho correlation analysis technique. Respondents in this study were 146 subjects obtained using accidental sampling technique. The results showed that there was a significant relationship between parenting self-efficacy and self-acceptance in parents (r = 0.809, p = 0.000 <0.05) indicating that the higher the parenting self-efficacy score, the higher the self-acceptance in parents who have children with special needs. This research can be a reference for parents who have children with special needs to be able to improve parenting self-efficacy and self-acceptance. Suggestions for future researchers to pair self-acceptance variables with other variables to see other factors that have a greater relationship to self-acceptance, as well as using other methods in data analysis or the research implementation process. The implication of this research is an understanding of the need for parents who have children with special needs to increase parenting self-efficacy and self-acceptance, so that they can have a positive influence in the form of proper care for children with special needs so that children grow and develop into better individuals for the future.
PKM Program Self Awareness dalam Meningkatkan Motivasi Intrinsik Remaja Ismail, Ismalandari; Murdiana, Sitti; Kusuma, Perdana; Gaffar, Syamsul Bakhri
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Perubahan yang terjadi dalam proses perkembangan remaja memunculkan pergolakan yang menyebabkan ketidakmampuan remaja dalam mengendalikan dirinya. Banyak hal yang membuat remaja bingung akan apa yang harus dilakukannya. Remaja cenderung tidak memiliki rencana masa depan dan tujuan dalam hidupnya. Hal tersebut berkaitan dengan motivasi yang dimiliki remaja. Seringkali remaja sudah mendapatkan dukungan dari keluarga dan orang disekitarnya untuk mendapatkan prestasi, namun kemauan dari diri sendiri untuk mencapai prestasi yang masih kurang. Motivasi intrinsik adalah motivasi internal untuk melakukan sesuatu demi sesuatu itu sendiri (tujuan itu sendiri). Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran remaja terhadap permasalahan yang menyebabkan rendahnya motivasi tersebut terjadi dan kesadaran akan resiko dari perilakunya yaitu dengan menyadari potensi yang dimiliki. Melalui program self awareness diharapkan remaja dapat menerapkan pola pikir yang sehat, mempercayai kemampuan diri sendiri, evaluasi diri sendiri, dan mampu menetapkan tujuan. Program self awareness terdiri dari empat sesi, yaitu sesi mengidentifikasi permasalahan psikologis, psikoedukasi terkait motivasi intrinsik, program self awareness, dan Aplikasi self awareness. Hasil pelaksanaan kemitraan masyarakat yaitu mitra memiliki pengetahuan terkait program self awareness untuk meningkatkan motivasi intrinsik pada remaja, hasil self evaluation menunjukkan terdapat beberapa manfaat yang dirasakan peserta selama mengikuti kegiatan pengabdian dan peserta memiliki rencana dan harapan yang ingin dicapai kedepannya dan hasil self evaluation juga menunjukkan bahwa sebagian besar peserta paham dan merasa tertarik dengan materi yang telah disampaikan.
Hubungan Attachment dengan Regulasi Emosi pada Remaja yang Melakukan Self Injury Ismail, Ismalandari; Murdiana, Sitti; Sulastri, Tri; Istiqamah, St. Hadjar Nurul
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 1 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i1.74227

Abstract

Abstrak. Masa remaja merupakan periode rentan dengan tingginya prevalensi perilaku self injury yang mencapai 36,9-50%, yang sering kali merupakan strategi maladaptif dalam mengatasi masalah regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara attachment dengan regulasi emosi pada remaja yang melakukan perilaku self injury menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan 14 partisipan remaja berusia 17-23 tahun (78,6% perempuan, 21,4% laki-laki). Instrumen penelitian menggunakan skala attachment berdasarkan aspek Collins (close, depend, anxiety) dan skala regulasi emosi berdasarkan teori Gross (cognitive reappraisal dan expressive suppression), dengan analisis data menggunakan korelasi Spearman's Rho. Hasil penelitian menunjukkan korelasi negatif yang signifikan antara dimensi close dengan expressive suppression (r = -0,534, p < 0,05) dan korelasi positif yang signifikan antara dimensi anxiety dengan expressive suppression (r = 0,482, p < 0,05), namun tidak ditemukan hubungan signifikan antara dimensi-dimensi kelekatan dengan cognitive reappraisal. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas kelekatan, khususnya dimensi kedekatan dan kecemasan, berpengaruh signifikan terhadap strategi regulasi emosi pada remaja yang melakukan self injury, sehingga penting untuk membangun kelekatan yang aman dalam mencegah penggunaan strategi regulasi emosi yang maladaptif. Kata Kunci: Remaja, Attachment, Regulasi Emosi, Self Injury
Kesehatan Mental Emosional dan Self-compassion pada Remaja Awal Murdiana, Sitti; Ismail, Ismalandari; Ahmad, Nurul Fitriana
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/talenta.v10i2.73532

Abstract

Remaja awal mengalami perubahan fisiologis dan psikologis yang kompleks. Mereka menghadapi sejumlah hal baru yang membuat mereka bingung mengenai diri mereka sendiri dan juga tanggapan lingkungan sekitar terhadap dirinya. Kondisi ini menyebabkan banyak dari remaja awal mencoba mengeksplorasi lingkungannya dengan alas an mencari jati diri. Dalam pencarian jati diri ini mereka menemukan banyak ketidaksesuaian yang membuatnya frustrasi. Frustrasi yang dialami oleh remaja awal ini memunculkan berbagai gejala antara lain; gejala emosional, hiperaktivitas, penyimpangan perilaku, masalah dengan teman sebaya dan perilaku prososial. Gejala tersebut digolongkan ke dalam kesehatan mental emosional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana hubungan antara kesehatan mental emosional dengan self compassion pada remaja awal di Kota Makassar. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif. Responden dalam penelitian ini sebanyak 44 remaja di Kota Makassar. Data dianalisis dengan teknik statistic korelasi pearson. Responden dalam penelitian ini sebanyak 44 remaja di Kota Makassar. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara self compassion dengan kesehatan mental emosional pada remaja di Kota Makassar (0,584 > r tabel 0,2907, p < 0,000).
The Relationship between Academic Stress and the Tendency of Eating Disorders in Students at Makassar State University Renaldi, Renaldi; Murdiana, Sitti
卷 8 编号 1 (2025): Journal of Correctional Issues (JCI)
Publisher : Polteknik Ilmu Pemasyarakatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52472/jci.v8i1.473

Abstract

The prevalence of tendencies towards eating disorders is increasing, with academic stress being identified as one of the contributing factors. This study aims to investigate the relationship between academic stress and the tendency toward eating disorders among students at Universitas Negeri Makassar. The study involved 198 students from three faculties at Universitas Negeri Makassar: The Faculty of Education (FIP), the Faculty of Social and Legal Sciences (FIS-H), and the Faculty of Psychology (FPsi). The sampling technique used was Accidental Sampling. The research instruments included the Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) and the Eating Attitude Test-26 (EAT-26). The results of the Spearman rho correlation analysis showed a significant relationship between academic stress and the tendency toward eating disorders among students (p = 0.000 < 0.05). The correlation coefficient between academic stress and the tendency toward eating disorders was +0.397, indicating a moderate relationship. This research contributes to understanding the factors affecting mental health and eating disorders among students and serves as a foundation for more effective interventions in addressing academic stress in the university environment.
Pengaruh Body Image terhadap Kecemasan dalam Menghadapi Pernikahan bagi Perempuan Dewasa Awal Ramadhani, Aulia Zahra; Murdiana, Sitti
卷 8 编号 1 (2025): Journal of Correctional Issues (JCI)
Publisher : Polteknik Ilmu Pemasyarakatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52472/jci.v8i1.503

Abstract

Pernikahan merupakan ikatan lahir batin antar laki-laki dan perempuan. Dalam pernikahan, tidak hanya hubungan biologis semata yang perlu disiapkan melainkan materi, psikis maupun fisik untuk menuju jenjang pernikahan agar tidak menimbulkan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh body image terhadap kecemasan dalam menghadapi pernikahan bagi perempuan dewasa awal. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 200 subjek dengan kriteria subjek penelitian yaitu wanita dewasa awal berusia 18-40 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa body image memiliki pengaruh terhadap kecemasan dalam menghadapi pernikahan (B=-0,040, p <0,000). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin baik evaluasi atau penilaian pada kondisi tubuh (body image), maka semakin rendah kecemasan yang dialami wanita dewasa awal. Begitupun sebaliknya, semakin buruk evaluasi atau penilaian pada konidisi tubuh (body image), maka semakin tinggi kecemasan yang dialami wanita dewasa awal. Implikasi dari penelitian ini diharapkan agar perempuan dewasa awal mampu menerapkan body image yang positif berupa meningkatkan kepercayaan diri, menumbuhkan sikap positif, dan fokus pada bagian tubuh yang disenangi.