Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep bangun datar melalui penggunaan media origami. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes evaluasi hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas guru dari 61,31% menjadi 91,6% dan aktivitas siswa dari 56,65% menjadi 89,1%. Rata-rata hasil belajar meningkat dari 72 pada siklus I menjadi 78 pada siklus II, dengan ketuntasan klasikal naik dari 71% menjadi 95%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan origami efektif meningkatkan pemahaman konsep bangun datar melalui pengalaman belajar konkret. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan bukti empiris penggunaan media manipulatif sederhana dalam PTK untuk meningkatkan pemahaman konseptual geometri siswa sekolah dasar. This study aims to improve students’ understanding of plane shapes through the use of origami as a manipulative learning medium. The study employed classroom action research conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 21 fourth-grade students. Data were collected through observation of teacher and student activities and learning outcome tests. The results showed an increase in teacher activity from 61.31% to 91.6% and student activity from 56.65% to 89.1%. The average learning score improved from 72 in Cycle I to 78 in Cycle II, while classical mastery increased from 71% to 95%. These findings demonstrate that origami effectively enhances conceptual understanding of plane geometry through concrete learning experiences. The novelty of this study lies in strengthening empirical evidence of simple manipulative media within classroom action research to support conceptual geometry learning in elementary education.