Pratidina, Siti Wardah
Universitas Alwashliyah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAMPAK SOSIAL KEBIJAKAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIER TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI KONTRAK DI PT BANK SUMUT PUSAT MEDAN Alamsyah, Fahri; Nst, Amir Makhmud Zain; Pratidina, Siti Wardah; Zidane, Muhammad Rizki
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v9i2.28245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemutusan hubungan kerja dan pengembangan karier berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai kontrak di PT. Bank Sumut Pusat Medan dan seberapa besar pengaruhnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan beberapa uji yakni reliability analysis, uji penyimpangan asumsi klasik dan regression linier. Berdasarkan hasil regresi data primer yang diolah dengan menggunakan SPSS 20, diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut: Y = 3,537 + 0,532 X1 + 0,376 X2 + e. Secara parsial, variabel pemutusan hubungan kerja (X1) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (12,424 > 1,992). Variabel pengembangan karier (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (7,228 > 1,992). Secara simultan, variabel pemutusan hubungan kerja (X1) dan pengembangan karier (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai F hitung > F tabel (115,872 > 3,12). Variabel pemutusan hubungan kerja (X1) dan pengembangan karier (X2) mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel kepuasan kerja karyawan sebesar 75,5% sedangkan sisanya sebesar 24,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari kesimpulan di atas, penulis memberikan saran bahwa hendaknya pegawai kontrak yang sudah bekerja lebih dari 5 tahun diangkat menjadi pegawai tetap. Hendaknya diberikan ruang bagi pegawai kontrak untuk mencoba menjadi pegawai tetap melalui rekrutmen langsung oleh PT. Bank Sumut Pusat Medan. Diharapkan ada penelitian yang mendalam di masa yang akan datang yang dilakukan peneliti-peneliti lainnya mengenai variabel pemutusan hubungan kerja dan pengembangan karier terhadap kepuasan kerja. 
PENGARUH LINGKUNGAN SOSIAL KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN: Studi pada PT Wahana Trans Lestari Medan Syafitri, Rahmadani; Ikhwana, Hablil; Pratidina, Siti Wardah; Alamsyah, Fahri
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v9i2.28246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah faktor kompetensi individu, faktor dukungan organisasi dan faktor dukungan manajemen berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Wahana Trans Lestari Medan baik secara parsial dan simultan dan seberapa besar pengaruhnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan beberapa uji yakni reliability analisis, uji penyimpangan klasik dan regression linier. Berdasarkan hasil regresi data primer yang diolah dengan menggunakan SPSS 20, diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut : Y = -6,841 + 0,340 X1 + 0,279 X2 + 0,163 X3 + e. Secara parsial, variabel faktor kompetensi individu (X1) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung >  t tabel (1,716 > 1,710). Variabel faktor dukungan organisasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung >  t tabel (2,985 > 1,710). Variabel faktor dukungan manajemen (X3) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. secara simultan, variabel faktor kompetensi individu (X1), faktor dukungan organisasi (X2), dan faktor dukungan manajemen (X3) memiliki pengaruh signifikan terhadap penurunan kinerja karyawan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai F hitung > F tabel (319,667 > 2,92). variabel faktor kompetensi individu (X1), faktor dukungan organisasi (X2), dan faktor dukungan manajemen (X3) mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel kinerja karyawan sebesar 97,4% sedangkan sisanya sebesar 2,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari kesimpulan di atas, penulis memberikan saran hendaknya pimpinan lebih memperhatikan lagi kinerja karyawan. Hendaknya perusahaan lebih memperhatikan lagi sarana dan prasarana kerja dan kenyamanan lingkungan kerja. Hendaknya karyawan tetap bekerja dengan kinerja yang baik sesuai peraturan perusahaan dan hendaknya karyawan lebih di tingkatkan lagi disiplin dalam bekerja.