Fauziyah, Sekar
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN KECACINGAN MELALUI PENYULUHAN (UPAYA PREVENTIF) DI PANTI ASUHAN AS-SALAM HAJIMENA KECAMATAN NATAR, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN, LAMPUNG Widianingsih, Mastuti; Adyana, Ketut Sudi; Fauziyah, Sekar; Antika, Sindi
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v8i2.19200

Abstract

Kementerian Kesehatan Indonesia tahun 2017 telah melaporkan bahwa prevalensi Infeksi Kecacingan di Indonesia bervariasi dari 2,5% hingga 62% di setiap provinsi dan dapat menjangkit semua kelompok usia. Namun demikian, anak-anak usia di bawah lima tahun dan sekolah dasar menjadi kelompok yang paling rentan. Kecacingan merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit berupa cacing yang sering menyerang anak-anak dan dapat mengakibatkan menurunnya kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan, dan produktivitas. Kondisi ini dapat menghambat perkembangan fisik, kecerdasan dan produktivitas, menurunkan ketahanan tubuh sehingga mudah terkena penyakit sehingga berakibat menurunnya kualitas sumber daya manusia dan risiko tinggi kesakitan dan kematian. Penyebaran cacing salah satu penyebabnya adalah kebersihan perorangan yang masih buruk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan bertujuan untuk memberikan edukasi dalam rangka meningkatkan pengetahuan dalam upaya pencegahan penyakit cacingan kepada di Panti Asuhan As-Salam Hajimena terletak di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab dengan alat bantu kuesioner, leaflet, video, dan alat demonstrasi. Hasil kuisioner yang diberikan sebelum dan sesudah penyuluhan pada 25 peserta menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan peserta. Rata-rata nilai sebelum penyuluhan adalah 78,4%, sedangkan setelah penyuluhan meningkat menjadi 95,2%.