Latar Belakang: Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan serius yang berkontribusi terhadap tingginya angka kesakitan dan kematian ibu serta perinatal. Berbagai penelitian telah mengidentifikasi faktor risiko preeklamsia, namun temuannya masih tersebar dan bervariasi sehingga diperlukan sintesis bukti secara sistematis. Tujuan: Systematic Literature Review ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian preeklamsia. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review mengacu pada pedoman PRISMA. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Scopus, PubMed, dan Google Scholar terhadap artikel yang diterbitkan pada tahun 2015–2024. Studi observasional yang mengkaji faktor risiko preeklamsia diseleksi dan dianalisis secara kualitatif. Sebanyak 50 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis dalam penelitian ini. Hasil: Hasil telaah menunjukkan bahwa preeklamsia bersifat multifaktorial. Faktor risiko utama meliputi usia maternal lanjut, primigravida, riwayat preeklamsia, hipertensi kronik, obesitas, diabetes melitus gestasional, dislipidemia, kehamilan ganda, dan jarak kehamilan ekstrem. Faktor gaya hidup seperti aktivitas fisik rendah, pola makan tidak sehat, paparan asap rokok, serta stres psikososial juga berhubungan dengan peningkatan risiko. Selain itu, antenatal care yang tidak adekuat dan status sosial ekonomi rendah berkontribusi terhadap kejadian preeklamsia. Kesimpulan: Preeklamsia terjadi akibat interaksi kompleks berbagai faktor biologis, perilaku, dan sosial. Pencegahan preeklamsia memerlukan pendekatan komprehensif melalui skrining risiko dini, modifikasi gaya hidup, serta peningkatan kualitas pelayanan antenatal.