Praktik Kuliah Lapangan (PKL) ini mengkaji rekonstruksi sejarah lokal dan jejak perkembangan Desa Wisata Cibuntu, Kabupaten Kuningan, dari komunitas agraris tradisional hingga menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat. Tujuan studi pada subtema ini adalah menggali asal-usul dan perkembangan historis Desa Cibuntu, mengidentifikasi peran tokoh serta peristiwa penting dalam pembentukan identitas desa, serta menganalisis relevansinya sebagai sumber pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Lokasi PKL dilaksanakan di Desa Wisata Cibuntu dengan subjek penelitian meliputi tokoh masyarakat, aparat desa, pengelola desa wisata, dan warga setempat. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi untuk merekonstruksi sejarah lokal secara komprehensif. Hasil studi menunjukkan bahwa Desa Cibuntu memiliki akar sejarah panjang yang ditandai oleh temuan artefak prasejarah, peran tokoh seperti Eyang Sicatuhu dan Kiai Idin, serta transformasi sosial sejak ditetapkan sebagai desa wisata pada tahun 2012. Perkembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat berdampak positif terhadap ekonomi, pelestarian budaya, dan penguatan identitas lokal. Studi ini merekomendasikan penguatan kapasitas pengelolaan desa wisata, pendokumentasian sejarah lokal secara sistematis, serta pemanfaatannya sebagai sumber belajar IPS kontekstual untuk mendukung pendidikan berbasis kearifan lokal dan pembangunan desa berkelanjutan