This Author published in this journals
All Journal Jurnal Artesis
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH LIMBAH KARET BAN DAN LIMBAH PLASTIK POLYETHYLENETEREPHTHALATE (PET) DENGAN METODE WET PROCESS PADA LAPISAN ASPALBETON Batari, Keyla Aptaning; Hagni Puspito, Imam; Tinumbia, Nuryani
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 2 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/9dhger29

Abstract

Pemanfaatan limbah sebagai bahan modifikasi campuran aspal merupakan pendekatan inovatif untuk mendukungpembangunan infrastruktur berkelanjutan. Penelitian ini menganalisis pengaruh penambahan 5% serbuk karet ban dan 2%plastik Polyethylene Terephthalate (PET) terhadap kinerja campuran aspal beton lapis aus (AC-WC) dengan metode wetprocess. Pengujian dilakukan pada agregat halus, agregat kasar, dan aspal untuk memastikan kesesuaian dengan SpesifikasiUmum Bina Marga 2018 Revisi 2, serta uji Marshall pada kadar aspal 4,5%–6,5%. Seluruh material memenuhi kriteria teknis,kecuali kadar lumpur pada agregat kasar yang melebihi batas maksimum sehingga memerlukan pencucian. Hasil menunjukkan campuran modifikasi memiliki stabilitas dan Marshall Quotient (MQ) lebih tinggi dibanding campurankonvensional. Pada kadar aspal 6%, campuran modifikasi mencapai stabilitas 2.692,08 kg dan MQ 1.209,25 kg/mm,sedangkan campuran konvensional 2.301,32 kg dan MQ 932,01 kg/mm. Kadar aspal optimum campuran konvensionaladalah 6%, sementara campuran modifikasi optimum pada 5,75%. Penurunan kebutuhan aspal pada campuran modifikasidisebabkan sifat elastis dan termoplastik PET serta serbuk karet ban yang mampu mengisi rongga agregat lebih efektif danmenyatu homogen dengan aspal melalui pemanasan, menghasilkan campuran lebih padat dan kohesif. Interaksi inimeningkatkan daya ikat antar komponen serta mengurangi kebutuhan aspal tanpa mengorbankan kinerja mekanis,sehingga berpotensi menjadi solusi ramah lingkungan untuk peningkatan mutu perkerasan jalan.