Sari, Mungky Diana
Community Development Academic - BINA NUSANTARA University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Papua in Media: A Discourse Critical Analysis of Economic News in Three National Indonesian Newspapers Sari, Mungky Diana
Humaniora Vol 7, No 2 (2016): Humaniora
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/humaniora.v7i2.3525

Abstract

For so many years, peace in Papua has become a high critical thing in Indonesian politics. In order to find the solution, the paradigm has been shifted from security to welfare or economic approach. Article explored the impact of religion affiliation toward news making and news frame, especially in economic news published by mass media. This research was developed to explore the framing formed by three media outlets which each of them affiliated with certain religion. This research focused on the analysis of economic articles published by three media outlets; Sinar Harapan, Republika, and Kompas daily. The method of framing analysis was based on Robert N. Entman theory, while the critical discourse analysis method was based on Norman Fairclough theory. Political economics theories such as Vincent Mosco, Robert E. Babe, and D.W. Smythe to analyze the influence of religion affiliation in news production were also used. Meanwhile, some political communication theories such as Brian McNair, Dann Nimmo, Noam Chomsky and Denis McQuail were also used to know how media stands in Papua conflict. From the research, it is discovered that the religion affiliation has a big impact on news media and its content, and also the frame that is built. Not only political-economic matters, but "the-sense-of-belonging" of the owner through particular religion gives impact to media policy. The content and frame are finally influencing political communication in Indonesia in Papua conflict particularly. 
Online Gender-Based Violence’s Report in kompas.com and konde.co during the Covid-19 Pandemic Mungky Diana Sari; Vivien Sylvina; Widya Putri Pangestika
Journal of Feminism and Gender Studies Vol 3 No 1 (2023): Journal of Feminism and Gender Studies
Publisher : Pusat Studi Gender Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jfgs.v3i1.37053

Abstract

Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) masih menjadi sorotan dalam penelitian gender, feminisme dan media massa di Indonesia. Alasannya, pemberitaan mengenai isu ini kurang mendapatkan perhatian lebih di media. Selain itu, korban kasus kekerasan berbasis gender termasuk KBGO, seringkali dipojokkan dalam pemberitaan media oleh masyarakat akibat konstruk yang dibangun. Konstruksi yang dibangun oleh media massa itu tentu mempunyai dampak yang serius dalam pendidikan melawan kekerasan seksual di masyarakat. Salaj satu dampaknya yaitu banyaknya stigma negatif terhadap korban kekerasan seksual. Untuk itu, penelitian ini ingin melihat pembingkaian yang dilakukan oleh Kompas.com dan Konde.co, yang merupakan media dengan berbeda segmen melakukan pembingkaian mengenai isu KBGO ini. Pemilihan kedua media ini dipilih karena merupakan representasi media umum dan media khusus yang tidak bias gender. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Konstruksi Sosial dan Framing. Metodologi yang dipakai yaitu metode kualitatif dengan menggunakan perangkat framing Robert Entman. Hasilnya memperlihatkan bahwa Kompas.com terstruktur dalam membangun narasinya pada isu mengenai kekerasan terhadap perempuan, termasuk KBGO. Sedangkan Konde.co menjadi media yang lebih spesifik dalam membangun narasinya dengan metode story-telling, dan lebih berani dalam membingkai isu mengenai kekerasan seksual terutama KBGO.