Delavia, Delavia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kritik Plato terhadap Demokrasi: Telaah Filosofis dan Relevansi Kontekstual Delavia, Delavia; Mutiullah; Ramadan, Risky
Politeia: Jurnal Ilmu Politik Vol. 18 No. 1 (2026): Politeia: Jurnal Ilmu Politik
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/politeia.v18i1.21331

Abstract

Artikel ini mengkaji kritik filosofis Plato terhadap demokrasi sebagaimana tertuang dalam karya The Republic, dengan tujuan memahami relevansi kritik tersebut dalam konteks demokrasi modern. Kritik Plato sering dianggap sebagai serangan terhadap prinsip dasar demokrasi, terutama terkait kebebasan yang tidak terkendali, kepemimpinan yang tidak rasional, dan potensi degenerasi sistem menjadi tirani. Artikel ini menawarkan telaah terhadap pandangan Plato mengenai lima bentuk pemerintahan serta struktur ideal negara, yaitu kepemimpinan oleh filsuf yang memiliki pengetahuan dan kebijaksanaan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka kualitatif dengan menganalisis teks primer The Republic serta literatur sekunder yang membahas dinamika demokrasi klasik dan kontemporer. Temuan artikel ini menunjukkan bahwa kekhawatiran Plato terhadap populisme, rendahnya literasi politik, dan dekadensi kebebasan tetap relevan dalam membaca tantangan demokrasi masa kini. Meskipun bersifat elitis, pemikiran Plato memberikan perspektif alternatif yang kritis terhadap kelemahan demokrasi, serta menawarkan konsep kepemimpinan berbasis akal dan kebajikan moral. Artikel ini berkontribusi pada diskusi filosofis kontemporer dengan mengajak pembaca untuk merefleksikan ulang fondasi demokrasi serta pentingnya memperkuat kualitas moral dan intelektual dalam kepemimpinan politik.
Kritik Plato terhadap Demokrasi: Telaah Filosofis dan Relevansi Kontekstual Delavia, Delavia; Mutiullah; Ramadan, Risky
Politeia: Jurnal Ilmu Politik Vol. 18 No. 1 (2026): Politeia: Jurnal Ilmu Politik
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/politeia.v18i1.21331

Abstract

Artikel ini mengkaji kritik filosofis Plato terhadap demokrasi sebagaimana tertuang dalam karya The Republic, dengan tujuan memahami relevansi kritik tersebut dalam konteks demokrasi modern. Kritik Plato sering dianggap sebagai serangan terhadap prinsip dasar demokrasi, terutama terkait kebebasan yang tidak terkendali, kepemimpinan yang tidak rasional, dan potensi degenerasi sistem menjadi tirani. Artikel ini menawarkan telaah terhadap pandangan Plato mengenai lima bentuk pemerintahan serta struktur ideal negara, yaitu kepemimpinan oleh filsuf yang memiliki pengetahuan dan kebijaksanaan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka kualitatif dengan menganalisis teks primer The Republic serta literatur sekunder yang membahas dinamika demokrasi klasik dan kontemporer. Temuan artikel ini menunjukkan bahwa kekhawatiran Plato terhadap populisme, rendahnya literasi politik, dan dekadensi kebebasan tetap relevan dalam membaca tantangan demokrasi masa kini. Meskipun bersifat elitis, pemikiran Plato memberikan perspektif alternatif yang kritis terhadap kelemahan demokrasi, serta menawarkan konsep kepemimpinan berbasis akal dan kebajikan moral. Artikel ini berkontribusi pada diskusi filosofis kontemporer dengan mengajak pembaca untuk merefleksikan ulang fondasi demokrasi serta pentingnya memperkuat kualitas moral dan intelektual dalam kepemimpinan politik.