Pemanfaatan teknologi informasi memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas dan kualitas layanan publik pada instansi pemerintahan. Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan (Ditlantas Polda Sumsel) merupakan salah satu instansi yang telah mengimplementasikan layanan digital, seperti SIGNAL, ERI, dan BRAVO, sehingga diperlukan pengelolaan layanan teknologi informasi yang terstruktur dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kematangan manajemen layanan teknologi informasi di Ditlantas Polda Sumsel menggunakan framework ITIL v4, dengan fokus pada praktik Incident Management, Problem Management, serta Capacity and Performance Management. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner berdasarkan ITIL v4, yang didukung dengan analisis maturity level, analisis gap, analisis SWOT, dan pemetaan RACI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga praktik tersebut berada pada Level 5 (Optimized), yang menunjukkan bahwa pengelolaan layanan TI telah diterapkan secara konsisten, terukur, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. Hasil analisis gap menunjukkan adanya kesenjangan yang relatif kecil antara kondisi layanan TI saat ini dengan tingkat kematangan yang ditargetkan, sehingga masih terdapat peluang untuk penyempurnaan. Berdasarkan hasil analisis tersebut, disusun rekomendasi perbaikan guna menjaga dan meningkatkan kualitas layanan TI secara berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan referensi dalam pengembangan manajemen layanan TI di Ditlantas Polda Sumatera Selatan.