Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Father Involvement dengan Psychological Well Being pada Remaja di MAN 1 Padang Tasya Maharini; Mardenny; Dewi Fitriana
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v5i1.594

Abstract

Psychological well-being is an important indicator in adolescent development because it is related to an individual's ability to accept themselves, establish positive relationships, have life goals, and manage developmental pressures adaptively. One factor that plays a role in shaping adolescent psychological well-being is father involvement, which is believed to have an important contribution to adolescent parenting and psychological well-being. This study aims to determine the relationship between father involvement and psychological well-being in adolescents at MAN 1 Padang. This study uses a quantitative approach with a correlational method. The subjects of this study were 269 students of MAN 1 Padang who were selected using purposive sampling. Data collection used the Psychological Well-Being scale short version and the father involvement scale. Data analysis was performed using descriptive statistics and Pearson Product Moment correlation tests. The results showed that the level of psychological well-being among adolescents was in the moderate category (60%), while father involvement was in the high category (57%). The correlation test shows a significant positive relationship between father involvement and psychological well-being (p < 0.05) with a contribution of 0.422. These findings indicate that the higher the father's involvement in parenting, the higher the psychological well-being of adolescents. This study confirms the importance of the father's role in supporting the psychological development of adolescents.
Hubungan Konformitas dengan Delinquency pada Komunitas Pagambiran Alstar Ulfa Mardatillah; Murisal; Mardenny
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1039

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang rentan terhadap pengaruh lingkungan sosial, khususnya kelompok sebaya. Kebutuhan akan penerimaan sosial sering mendorong remaja melakukan konformitas, yang dalam kondisi tertentu dapat mengarah pada perilaku menyimpang atau delinquency. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara konformitas dan delinquency pada komunitas Pagambiran Alstar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 80 remaja yang tergabung dalam komunitas Pagambiran Alstar dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala konformitas dan skala delinquency berbentuk Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson product moment dengan bantuan SPSS versi 22.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat konformitas responden berada pada kategori sedang, sedangkan tingkat delinquency berada pada kategori tinggi. Uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara konformitas dan delinquency dengan koefisien korelasi sebesar 0,762 dan nilai signifikansi 0,000. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi konformitas terhadap kelompok, khususnya kelompok dengan norma menyimpang, semakin tinggi pula kecenderungan perilaku delinquency. Hasil penelitian menegaskan pentingnya pembentukan konformitas yang positif melalui penguatan nilai moral, sosial, dan religius sebagai upaya pencegahan perilaku menyimpang pada remaja.
Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua dengan Kepercayaan Diri Siswa SMPN X Padang Sakina Muliani; Mardenny; Ruaidah
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kekerasan verbal orang tua dan kepercayaan diri siswa SMP Negeri X yang berada di wilayah pesisir Pantai X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 115 siswa dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kekerasan verbal orang tua dan skala kepercayaan diri siswa berbentuk skala Likert yang telah diuji validitas konstruk dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak Statistical Product and Service Solution. Uji asumsi meliputi uji normalitas Kolmogorov Smirnov dan uji linearitas yang menunjukkan bahwa data memenuhi persyaratan analisis statistik. Hasil analisis korelasi Pearson product moment menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kekerasan verbal orang tua dan kepercayaan diri siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = −0,545 dan nilai signifikansi p < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kekerasan verbal yang dialami siswa, semakin rendah tingkat kepercayaan diri yang dimiliki. Hasil kategorisasi juga menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori kekerasan verbal tinggi dan kepercayaan diri rendah. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran keluarga dan sekolah dalam membangun komunikasi yang sehat dan suportif guna mendukung perkembangan psikososial dan kepercayaan diri remaja.