Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS V SD INPRES UNGGULAN PURI TAMAN SARI MAKASSAR Azhar, Nurhamida; Khalifah Mustami, Muh.; Basam, Fajri
JIPMI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah) Vol 8 No 1: FEBRUARI (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jipmi.v8i1.65353

Abstract

Augmented Reality merupakan suatu teknologi interaksi yang menggabungkan antara dunia nyata (real world) dan dunia maya (virtual world). Tujuan dari penelitian ini, yaitu: 1) Untuk mengetahui pengimplementasian media pembelajaran Augmented Reality pada pembelajaran IPA kelas V SD Inpres Unggulan Puri Taman Sari Makassar, 2) Untuk mengetahui motivasi belajar peserta didik kelas V pada pembelajaran IPA dengan media pembelajaran Augmented Reality, dan 3) Untuk mengetahui hasil belajar peserta didik kelas V pada pembelajaran IPA dengan media pembelajaran Augmented Reality. Jenis penelitian ini tergolong mixed method dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah eksplanatori sekuensial. Adapun sumber data penelitian ini adalah guru dan peserta didik. Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, tes soal dan wawancara. Lalu teknik pengolahan dan analisis data dengan melalui dua tahap, penelitian ini diawali dengan pendekatan kuantitatif, lalu dilanjutkan dengan pendekatan kualitatif untuk melengkapi dan memperkaya temuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa observasi terhadap aktivitas guru selama tiga pertemuan menunjukkan rata-rata skor sebesar 88,23% dengan kategori Sangat Baik. Hasil angket motivasi belajar juga menunjukkan kategori Sangat Baik pada seluruh indikator, dengan skor tertinggi pada aspek penguatan guru (90%). Wawancara dengan peserta didik bermotivasi tinggi dan rendah mengungkapkan bahwa media Augmented Reality mampu meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan semangat belajar, meskipun terdapat kendala teknis seperti keterbatasan perangkat. Hasil tes belajar menunjukkan 89,2% peserta didik berada pada kategori Sangat Baik. Implikasi dari penelitian ini adalah media pembelajaran Augmented Reality layak diterapkan secara luas karena mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna.