Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Potensi Desa Wisata Dalam Mendorong Ekonomi Lokal: Studi Geografi pada Transformasi Sosial-Ekonomi Masyarakat Desa Wisata Sumpur Sitorus, Adinda Ria Jelita; Manalu, Devi; Pandiangan, Errason; Sirait, Firli Nur Afdilla; Lubis, Darwin Parlaungan; Kardiana, Elsa
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.6547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pengembangan desa wisata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal di Desa Wisata Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Sektor pariwisata memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelestarian budaya. Desa Wisata Sumpur, dengan ikon Rumah Gadang dan tradisi Minangkabau, telah diakui dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 sebagai pemenang ke-4 kategori suvenir. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan wawancara dan observasi, Hasil penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa pengembangan Desa Wisata Sumpur dimulai pada 2015, dengan fokus pada pelestarian Rumah Gadang dan pembentukan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) yang menerapkan konsep Community-Based Tourism (CBT) sejak 2016. Tingkat keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan desa wisata umumnya positif, terlihat dari partisipasi aktif dalam penyediaan homestay, kuliner tradisional, kerajinan tangan, dan pelestarian budaya seperti randai dan silek. Namun, kontribusi ekonomi dari desa wisata ini belum merata. Peningkatan pendapatan lebih dirasakan oleh pengelola, pemilik homestay, dan UMKM yang terlibat langsung, sementara sebagian masyarakat yang berlokasi jauh atau tidak tergabung dalam kelompok pengelola merasa kurang mendapatkan dampak. Faktor pendukung meliputi kekayaan budaya tradisional, keindahan alam, serta adanya paket wisata dan UMKM lokal. Sementara itu, faktor penghambat meliputi kurangnya partisipasi masyarakat secara merata, kesulitan akses bagi kendaraan besar, dan minimnya wahana atau spot foto tambahan. Sehingga, Desa Wisata Sumpur berpotensi besar dalam pengembangan ekonomi lokal, namun distribusi manfaat dan inklusivitas masyarakat perlu ditingkatkan.