Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN METODE REWARD AND PUNISHMENT DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN AL-QUR’AN HADITS Rakhmah Subchi, Annisa; Asdlori
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 2 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i2.509

Abstract

Tantangan guru dalam meminimalisir perilaku indisipliner siswa pada pembelajaran Al-Qur’an Hadits merupakan permasalahan utama dalam penelitian ini, yang mendasari urgensi untuk mengkaji penerapan metode reward and punishment sebagai strategi edukatif guna membentuk kedisiplinan berbasis kesadaran moral. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif penerapan metode reward and punishment dalam membentuk kedisiplinan siswa di MTs Muhammadiyah 4 Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menjelaskan secara menyeluruh bagaimana metode reward dan punishment diposisikan sebagai instrumen utama untuk menghasilkan output disiplin di lingkungan madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode reward dan punishment secara keseluruhan telah terlaksana secara efektif sebagai instrumen strategis dalam membentuk kedisiplinan siswa. Output kedisiplinan tersebut tercermin secara nyata melalui beberapa indikator perilaku, seperti ketepatan waktu kehadiran, kepatuhan yang konsisten terhadap tata tertib kelas, serta peningkatan keseriusan dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Temuan mengungkapkan bahwa pemberian reward berperan besar dalam membentuk disiplin berbasis motivasi intrinsik, di mana siswa berperilaku tertib secara sadar demi mencapai apresiasi positif. Di sisi lain, penerapan punishment juga berperan dalam membentuk disiplin siswa dan diposisikan sebagai instrumen penguat untuk memastikan kedisiplinan tetap terjaga melalui koreksi perilaku yang edukatif, manusiawi, dan proporsional. Sanksi yang diberikan mampu menghasilkan efek jera yang konstruktif tanpa merendahkan martabat siswa, sesuai dengan nilai luhur pendidikan Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedisiplinan siswa merupakan output langsung dari manajemen perilaku yang terstruktur melalui sinergi antara reward dan punishment.